Tak Seperti Megawati, Jokowi Dianggap Panik dan Takut sampai Ikut Campur Tentukan Penggantinya di RI 1

Rabu, 03 Mei 2023 | 16:07 WIB
Tak Seperti Megawati, Jokowi Dianggap Panik dan Takut sampai Ikut Campur Tentukan Penggantinya di RI 1
Tak Seperti Megawati, Jokowi Dianggap Panik dan Takut sampai Ikut Campur Tentukan Penggantinya di RI 1. (Foto dok. PDIP)

Suara.com - Analis Komunikasi Politik Hendri Satrio memandang ada kepanikan yang terjadi di diri Presiden Jokowi sata ini. Kepanikan itu tampak dari penguasa yang terkesan campur tangan dalam menyiapkan presiden berikutnya.

Hendri menyoroti sejumlah kegiatan Jokowi yang dianggap melakukan endorse kepada sejumlah figur capres. Tetapi belakangan setelah Ketua Umum PDIP Megawati Soekatnoputri menetapkam Ganjar Pranowo sebagai capres, Jokowi tidak lagi terlihat melakukan endorse.

Berbeda ketika PDIP belum resmi mengusung Ganjar. Jokowi dianggap kebablasan dalam melakukan endorse kepada figur manapun.

"Tapi begitu Ibu Mega menetapkan pilihan otomatis endorse-nya gak laku tuh, mau endorse gimana lagi orang ternyata sudah dibuktikan, pemegang tiket lah yang menentukan," kata Hendri dalam diskusi KedaiKOPI di Jakarta Pusat, Rabu (3/5/2023).

Analis Komunikasi Politik Hendri Satrio (paling kanan) dalam diskusi KedaiKOPI di Jakpus. (Suara.com/Novian)
Analis Komunikasi Politik Hendri Satrio (paling kanan) dalam diskusi KedaiKOPI di Jakpus. (Suara.com/Novian)

Hendri mengaku menapresiasi sikap Megawati sebagau Ketum PDIP yang dipandang tetap konsisten menjaga demokrasi. Terbukti, setelah resmi mengusung Ganjar, semua isu berkaitan dengan penundaan Pemilu dan tiga periode berhenti mendadak.

Konsistensi Megawati dalam menjaga demokrasi itu bukan hanya terjadi saat ini.

Menurut Hendri, konsistensi itu sudah ditunjukkan Megawati sejak lama, bahkan diterapkan juga ketika menjabat sebagai Presiden ke-5 RI.

"Dulu waktu 2004, bila Ibu Mega ingin menggunakan kekuasaan untuk merusak demokrasi bisa tuh dan otomatis presiden lagi tuh Bu Mega. Tapi kan Ibu Mega lurus tuh mempersilakan demokrasi berjalan di depannya dan akhirnya risikonya adalah Pak SBY yang menang," kata Hendri.

Tetapi amat disayangkan, kiprah Megawati yang konsisten menjaga demokrasi itu tidak bisa diikuti oleh Jokowi ketika menjadi presiden.

Baca Juga: Sepakat Bentuk Koalisi Inti Golkar-PKB, Airlangga: Jadi Motor Penggerak Lobi-lobi untuk Wujudkan Koalisi Besar

Ketua Umum PDI Perjuangan atau PDIP, Megawati Soekarnoputri melakukan pertemuan dengan Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (18/3/2023). (Dok. PDIP)
Ketua Umum PDI Perjuangan atau PDIP, Megawati Soekarnoputri melakukan pertemuan dengan Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (18/3/2023). (Dok. PDIP)

"Karena Pak Jokowi tampaknya takut betul, saya heran juga ya. Gini, yang pertama, kenapa begitu panik terlihat untuk menentukan siapa pemimpin selanjutnya?" kata Hendri.

Hendri mengatakan Jokowi panik, lantaran Anie Baswedan yang dijagokan menjadi capres juga masig menempati urutan ketiga di mayoritas hasil lembaga survei.

Bahkan bentuk kepanikan juga terlihat daei cara Jokowi mengundang enam ketua umum partai di Istana, Selasa malam. Di mana dalam pertemuan itu, NasDem tidak diundang.

"Nah kalau kemudian memang konsisten di peringkat ketiga kan. Kenapa kemudian terlihat betul kepanikan itu terjadi. Saya harus menggunakan bahasa panik ya sampai kemudian pertemuan tadi malam itu juga kepanikan," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI