5 Fakta Prabowo Ubah Nama Koalisi: Wujud Kecintaan Pada Jokowi, Cak Imin Baru Tahu?

Agatha Vidya Nariswari

Selasa, 29 Agustus 2023 | 09:49 WIB
5 Fakta Prabowo Ubah Nama Koalisi: Wujud Kecintaan Pada Jokowi, Cak Imin Baru Tahu?
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat menghadiri acara HUT ke-25 PAN di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (28/8/2023). (Suara.com/Novian)

Suara.com - Bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto menyampaikan nama baru dari koalisi pendukungnya, yakni Koalisi Indonesia Maju. Sebelumnya, Gerindra dan PKB memberi nama koalisi pendukung Prabowo dalam Pilpres 2024 adalah Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

Informasi tentang nama baru koalisi itu disampaikan sendiri oleh Prabowo dalam sambutan acara HUT ke-25 PAN di Hotel Sultan, Jakarta Pusat pada Senin (28/8/2023) kemarin. Simak fakta-fakta Prabowo ubah nama koalisi berikut ini.

1. Alasan Prabowo Ubah Nama Koalisi

Prabowo menyampaikan nama baru dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) yakni Koalisi Indonesia Maju. Awalnya Ketua Umum Partai Gerindra ini menceritakan awal mula dia masuk kabinet Jokowi menjadi Menteri Pertahanan (Menhan). Dia lantas menegaskan keinginannya meneruskan perjuangan Jokowi sebagai presiden. 

"Setelah saya masuk dan lihat dari dekat, saya ikut pemerintahan ini saya yakin Pak Jokowi seorang patriot yang memikirkan rakyat dan bangsa Indonesia. Dan pemikiran-pemikiran beliau benar dan berhasil sampai sekarang," kata Prabowo pada Senin (28/8/2023).

"Untuk itulah saya sepenuh hati ingin teruskan perjuangan beliau bersama tim kita," sambung Pranowo.

Prabowo mengklaim nama baru koalisi itu telah disepakati oleh para ketua umum partai politik pendukungnya sebelum acara peringatan HUT PAN dimulai. Adapun partai politik pendukung Prabowo terdiri dari Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Bulan Bintang (PBB). 

Prabowo mengatakan sudah berembuk dengan Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PAN Zulkifli Hasan, Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra dan Ketum PKB Cak Imin untuk ganti nama koalisi. 

"Para ketua umum berembuk walaupun sebentar ya Pak Zul, Pak Airlangga, Gus (Muhaimin), sama Profesor (Yusril), kita sepakat koalisi kita beri nama Koalisi Indonesia Maju," ucap Prabowo.

baca juga

2. Cak Imin Nggak Diajak Rembukan?

Namun rupanya Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengaku tidak ikut pembahasan nama baru koalisinya bersama Gerindra, Golkar, PAN dan PBB. Cak Imin mengaku justru baru mengetahui perubahan nama koalisi belakangan ketika pembahasan pergantian nama telah selesai. 

"Saya juga baru tahu," kata Cak Imin di Hotel Sultan, Jakarta pada Senin (28/8/2023).

Cak Imin yang datang terlambat di tengah acara yang sudah dibuka mengaku bahwa dia tidak ikut dalam pembahasan, seperti disampaikan Prabowo. "Belum, belum pernah," ujarnya.

Cak Imin mengira nama Koalisi Indonesia Maju merujuk kabinet Presiden Joko Widodo atau Jokowi yakni Kabinet Indonesia Maju. Apalagi Koalisi Indonesia Maju terdiri dari gabungan partai yang ada di kabinet.

"Katanya begitu makanya saya juga baru tahu," tutur dia.

3. Bagaimana Nasib Piagam KKIR?

Cak Imin memandang diubahnya nama koalisi sebagai tanda bahwa KKIR telah bubar. KKIR merupakan koalisi yang digagas dan dijalankan Gerindra dan PKB selama satu tahun belakangan sebelum kedapatan anggota baru yakni Golkar dan PAN. 

Cak Imin mengatakan akan melaporkan pada PKB atas pengubahan nama KKIR menjadi Koalisi Indonesia Maju.

"Tentu saya akan lapor ke partai bahwa perkembangannya sudah berubah, berarti KKIR dibubarkan dong. Nah saya nggak tahu, saya akan melapor ke partai dulu," ungkapnya.

Jika KKIR bubar, Cak Imin pun tidak mengetahui detail apakah kesepakatan yang ada di KKIR akan ikut berubah atau tidak.

Meski tidak dilibatkan dalam rembukan pergantian nama koalisi, Cak Imin tak terlalu mempermasalahkan.  Kekinian Cak Imin hanya ingin melaporkan hasil rembukan pengubahan nama baru koalisi itu pada PKB.

"Oh nggak, nggak terlalu penting itu (tidak ikut rembuk), yang penting saya harus mempertanggungjawabkan ke partai saya," jelas Cak Imin

Terkait perihal nama Koalisi Indonesia Maju, Cak Imin belum menentukan sikap apakah setuju atau tidak. "Saya kan nggak punya hak setuju atau nggak setuju," ucap dia.

Sebagai informasi, KKIR dibentuk oleh Gerindra dan PKB pada 18 Juni 2022 lalu. Salah satu poin kesepakatannya adalah penentuan bakal capres dan bakal cawapres dilakukan oleh Prabowo.

4. Spontan Ganti Nama Koalisi

Sementara itu, Ketum Golkar Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa nama Koalisi Indonesia Maju sesuai dengan visi dan misi koalisi yang akan melanjutkan program pemerintahan Presiden Jokowi. Selain itu Airlangga menyebut bahwa nama koalisi pengusung Prabowo itu didapat secara spontan. 

"Akhirnya kita ketemu kata-kata Koalisi Indonesia Maju karena memang visi Indonesia ke depan 2045, Indonesia maju sejahtera. Iya meneruskan program Pak Jokowi. Dulu Pak Presiden juga koalisinya Indonesia maju. Kalau nama, namanya spontanitas," ujar Airlangga dalam kesempatan yang sama.

Sebagai informasi, nama Indonesia Maju merupakan nama koalisi partai politik pendukung Jokowi pada Pilpres 2019. Setelah Presiden Jokowi jadi presiden, nama Indonesia Maju diadopsi menjadi nama kabinet.

5. Pendukung Prabowo Juga Pendukung Jokowi

Ketum PAN Zulkifli Hasan juga mengakui koalisi pendukung Prabowo Subianto menggunakan nama Koalisi Indonesia Maju untuk melanjutkan pemerintahan Presiden Jokowi.

Dia menyebut bahwa partai-partai politik pendukung Prabowo juga merupakan pendukung Jokowi dan kini punya kursi di kabinet.

Adapun Airlangga Hartarto adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan dan Zulkifli Hasan menjadi Menteri Perdagangan. Sementara itu PKB menempatkan sejumlah kadernya di kabinet.

"Jadi ini melanjutkan apa yang sudah dibangun dan dilaksanakan Pak Jokowi," ujar Zulkifli Hasan.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengalir Doa dari Cak Imin untuk Koalisi Indonesia Maju: Moga Abadi Tak Goyah

Mengalir Doa dari Cak Imin untuk Koalisi Indonesia Maju: Moga Abadi Tak Goyah

News | Selasa, 29 Agustus 2023 | 09:24 WIB

Ngaku Tak Mudah Tentukan Cawapres, Prabowo Putuskan Pakai Cara Nenek Moyang

Ngaku Tak Mudah Tentukan Cawapres, Prabowo Putuskan Pakai Cara Nenek Moyang

News | Selasa, 29 Agustus 2023 | 08:00 WIB

Meski Kalah Terus, Prabowo Terharu PAN Setia Sampai "Hattrick" Dukung Dirinya Capres

Meski Kalah Terus, Prabowo Terharu PAN Setia Sampai "Hattrick" Dukung Dirinya Capres

News | Selasa, 29 Agustus 2023 | 07:17 WIB

Tak Ikut Rembukan Ganti Nama Koalisi dengan Prabowo, Cak Imin Pertanyakan Nasib Piagam KKIR

Tak Ikut Rembukan Ganti Nama Koalisi dengan Prabowo, Cak Imin Pertanyakan Nasib Piagam KKIR

Kotak Suara | Selasa, 29 Agustus 2023 | 06:36 WIB

Cak Imin Gak Diajak, Airlangga Sebut Pemilihan Nama Koalisi Indonesia Maju Dibuat Spontan

Cak Imin Gak Diajak, Airlangga Sebut Pemilihan Nama Koalisi Indonesia Maju Dibuat Spontan

News | Selasa, 29 Agustus 2023 | 06:25 WIB

Terkini

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 21:25 WIB

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 21:17 WIB

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:16 WIB

×