Umbar Janji Bangun Jalur Kereta Api Banjarmasin-Banjarbaru, Anies Ajak Ignatius Jonan

Erick Tanjung, Rakha Arlyanto

Selasa, 05 Desember 2023 | 17:45 WIB
Umbar Janji Bangun Jalur Kereta Api Banjarmasin-Banjarbaru, Anies Ajak Ignatius Jonan
Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan dalam acara 'Desak Anies' di Banjarmasin, Selasa (5/12/2023). (Tim Media Anies)

Suara.com - Capres nomor urut 1, Anies Baswedan mengaku akan mengajak mantan Menteri Perbubungan, Ignasius Jonan untuk rencana membangun jalur kereta api rute Banjarmasin-Banjarbaru.

"Kalau nanti kita melakukan pembangunan kereta api, maka orang pertama yang kami undang adalah Pak Jonan," kata Anies kepada wartawan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (5/12/2023).

Anies merasa yakin Jonan merupakan figur yang berintegritas. Adapun Jonan sempat dipecat oleh Jokowi pada 2016 lalu usai mengutarakan tak setuju dengan proyek pembangunan kereta api cepat Jakarta-Bandung.

Selain itu, Anies berpandangan Jonan memiliki pemahaman terkait urusan pembangunan jalur kereta.

"Karena Pak Jonan ini paling paham, dan Pak Jonan ini efektif. Kalau beliau mengatakan layak itu layak, kalau tidak layak maka tidak layak," ucap Anies.

Lebih lanjut, Anies menekankan ia belum berkomunikasi dengan Jonan terkait rencana itu.

"Beliau (Jonan) memang non partisan, beliau tidak terlibat kampanye dan tidak terlibat dalam politik. Tetapi beliau profesional yang kami ajukan," sebut dia.

Sebelumnya, Anies mengaku akan membangun rel kereta api dari Banjarmasin-Banjarbaru, Kalimantan Selatan jika nantinya terpilih sebagai Presiden.

Hal itu disampaikan Anies dalam acara 'Desak Anies' di Banjarmasin, Selasa (5/12). Awalnya, Anies mengatakan lalu lintas di Banjarmasin-Banjarbaru sangat tinggi.

baca juga

"Saya juga ingin menyampaikan Banjarbaru dan Banjarmasin ini intensitas lalu lintas cukup tinggi," ujar Anies.

Oleh sebab itu, Anies memandang perlu adanya jaringan rel kereta api antar dua kota tersebut.

"Sebenarnya ini salah satu kawasan yang perlu kita bangun jaringan rel kereta api antar dua wilayah ini. Apa bentuknya? shuttle, sehingga intensitas lalu lintas di sana bisa digunakan," jelas Anies.

Selain itu, Anies juga menyinggung terkait ketimpangan pembangunan yang terjadi di Kalimantan. Pembangunan yang ia maksud adalah pembangunan manusia.

Anies berujar, pembangunan manusia di luar Pulau Jawa telah tertinggal 10 tahun. Baginya, pembangunan manusia menjadi prioritas yang harus dikejar jika terpilih sebagai presiden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heru Budi Ikut Kena Batunya Imbas Gibran Bagi-bagi Susu di Area CFD Bundaran HI

Heru Budi Ikut Kena Batunya Imbas Gibran Bagi-bagi Susu di Area CFD Bundaran HI

Kotak Suara | Selasa, 05 Desember 2023 | 16:43 WIB

Blak-Blakan! Anies: Kalau Surya Paloh Mau Hidupnya Nyaman, Dia Gak Usah Nyalonin Anies!

Blak-Blakan! Anies: Kalau Surya Paloh Mau Hidupnya Nyaman, Dia Gak Usah Nyalonin Anies!

Kotak Suara | Selasa, 05 Desember 2023 | 14:44 WIB

Gibran Blunder Sebut Asam Folat Jadi Asam Sulfat, IQ-nya Auto Dibandingkan dengan Pelawak Bolot

Gibran Blunder Sebut Asam Folat Jadi Asam Sulfat, IQ-nya Auto Dibandingkan dengan Pelawak Bolot

Kotak Suara | Selasa, 05 Desember 2023 | 14:39 WIB

Perubahan Metode Debat Capres-Cawapres Disorot, Bawaslu Bakal Pastikan Langkah KPU

Perubahan Metode Debat Capres-Cawapres Disorot, Bawaslu Bakal Pastikan Langkah KPU

Kotak Suara | Selasa, 05 Desember 2023 | 14:17 WIB

Terkini

Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026, Lengkap dengan Tanggal dan Bacaan Niatnya

Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026, Lengkap dengan Tanggal dan Bacaan Niatnya

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:35 WIB

Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen

Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:21 WIB

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:14 WIB

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

×