Tinggal Tunggu Pengakuan Internal, 'Kelakuan' Jokowi Disebut Bakal Terungkap Satu-persatu

Dwi Bowo Raharjo Suara.Com
Rabu, 06 Desember 2023 | 01:25 WIB
Tinggal Tunggu Pengakuan Internal, 'Kelakuan' Jokowi Disebut Bakal Terungkap Satu-persatu
Presiden Joko Widodo (Ig/jokowi)

Suara.com - Pengamat komunikasi politik Henri Subiakto menyebut penyalahgunaan kekuasaan yang diduga dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai terbuka satu persatu.

Henri mengatakan Jokowi tidak hanya membuat Mahkamah Konstitusi terpuruk. Terbaru soal pengakuan mantan Ketua KPK Agus Rahardjo yang menyebut pernah diminta oleh Presiden Jokowi untuk menghentikan kasus E-KTP yang melibatkan Setya Novanto.

“Ini menunjukkan bahwa apa yang selama ini tersembunyi mulai terbuka satu persatu. Jokowi tidak hanya membuat Mahkamah Konstitusi terpuruk dengan skandal etika paman Usman, tetapi juga pernah melakukan intervensi terhadap KPK,” ujar Henri seperti dikutip dari Beritajatim.com - jaringan Suara.com,  Selasa (5/12/2023).

"Ini ibarat puncak gunung es yang mulai menampakkan hal-hal yang sebelumnya tertutup," Guru Besar Komunikasi Universitas Airlangga ini menambahkan.

Menurutnya sandiwara yang selama ini disembunyikan oleh Jokowi semakin terlihat, dan dia yakin nantinya akan ada lebih banyak dugaan penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan Jokowi segera terungkap.

“Tinggal menunggu pihak internal pemerintah sebagai sumber informasi yang selama ini melindungi dan mendukung Jokowi, mulai membuka diri karena tidak tahan menyembunyikan fakta,” katanya.

Lebih lanjut, ia kemudian memberikan contoh dari sektor Kementerian Keuangan. Disebutkannya, kementerian yang dipimpin Sri Mulyani itu terdengar keluhan terkait penggunaan anggaran negara dan hutang yang digunakan sembarangan oleh kementerian tertentu.

“Kita tunggu saja. Nanti akan terungkap pada waktunya,” jelasnya.

Selian itu Henri juga mengomentari desakan untuk segera melakukan impeachment terhadap Presiden Jokowi yang datang dari sejumlah pegiat hukum dan aktivis.

Baca Juga: Prabowo: Simpulkan Sendiri Kira-Kira Jokowi Restui Siapa

Terkait itu dia berharap agar impeachment tidak menjadi tradisi politik di Indonesia, karena dapat menciptakan ketidakpastian dan dampak yang sangat buruk.

“Harus ada mekanisme etis yang memungkinkan pelaku yang akan diimpeach mengundurkan diri, seperti pengalaman Presiden Nixon di AS yang terlibat skandal Watergate. Sebelum diimpeach, Nixon mundur pada 8 Agustus 1974, memberikan pelajaran moral bahwa berpolitik melibatkan tanggung jawab moral yang sangat penting. Lebih baik mundur daripada dimundurkan,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI