Disentil Anies Baswedan Tak Singgung ASEAN Soal Laut Cina Selatan, Ganjar Pranowo: Itu Rumit Pak!

Ronald Seger Prabowo, Bagaskara Isdiansyah

Minggu, 07 Januari 2024 | 20:47 WIB
Disentil Anies Baswedan Tak Singgung ASEAN Soal Laut Cina Selatan, Ganjar Pranowo: Itu Rumit Pak!
Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan dalam debat capres ketiga yang digelar KPU RI di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (2/1/2024) malam. [Youtube KPU RI]

Suara.com - Ganjar Pranowo membalas 'serangan' capres Anies Baswedan yang menyinggung mengenai ASEAN dalam debat capres ketiga yang digelar KPU RI di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024).

Awalnya, Anies mengomentari pemaparan Ganjar tentang kontribusi Indonesia dalam penyelesaian konflik Laut China Selatan (LCS).

Namun, mantan Gubernur DKI Jakarta itu menilai Ganjar tak menyebut instrumen ASEAN dalam menjelaskan soal LCS. 

"Jawaban Pak Ganjar tidak hanya tidak ada satu kata pun yang menjawab ASEAN padahal kata kuncinya adalah dalam menyelesaikan persoalan ini adalah ASEAN," kata Anies.

Menurutnya, Indonesia adalah negara terbesar di ASEAN pendiri ASEAN.

"Indonesia kembali menjadi pemimpin ASEAN yang dominan bukan hanya sekedar hadirin dalam ASEAN," tambahnya.

Namun, Ganjar Pranowo pun memberikan balasan atas sentilan itu yang menyebut pengambilan keputusan di ASEAN cukup rumit.

"Terima kasih Mas Anies saya tak memberikan catatan tentang ASEAN, karena pengambilan keputusan di ASEAN itu rumitnya minta ampun harus konsensus," tegas Ganjar.

Menurutnya, langkah konkret yang harus dilakukan sejatinya adalah revitalisasi ASEAN.

baca juga

"Pengambilan keputusan di ASEAN itulah yang mesti kita revies sehingga akan lebih cepat," jelas dia.

Seperti diketahui, pada debat ketiga Pilpres 2024 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024), kembali mempertemukan tiga capres yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.

Debat yang dimulai pada jam 19.00 WIB akan berdurasi 150 menit dibagi menjadi enam segmen selama 120 menit on air dan 30 menit jeda iklan.

Dalam debat kali ini tema yang diangkat, yakni 'Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional, dan Geopolitik'.

Dua moderator menjadi pemandu debat ketiga, yakni dari MNC Group yakni Ariyo Ardi dan Anisha Dasuki. Selain dua moderator, KPU juga telah menetapkan 11 nama panelis dalam debat bagi ketiga peserta Pilpres 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Debat Capres Ketiga, Anies: Presiden Harus Menjadi Panglima Diplomasi

Debat Capres Ketiga, Anies: Presiden Harus Menjadi Panglima Diplomasi

Kotak Suara | Minggu, 07 Januari 2024 | 20:45 WIB

Panas! Prabowo Langsung Menyela Saat Anies Klarifikasi soal Luas Lahan Miliknya

Panas! Prabowo Langsung Menyela Saat Anies Klarifikasi soal Luas Lahan Miliknya

Kotak Suara | Minggu, 07 Januari 2024 | 20:45 WIB

Anies Sindir Prabowo Soal Agenda Di Negara Selatan: Presiden Jadi Panglima Diplomasi, Bukan Hanya Jadi Penonton

Anies Sindir Prabowo Soal Agenda Di Negara Selatan: Presiden Jadi Panglima Diplomasi, Bukan Hanya Jadi Penonton

Kotak Suara | Minggu, 07 Januari 2024 | 20:45 WIB

Terkini

Darurat Narkoba di Sulteng: 80 Persen Penghuni Lapas dan Rutan Ternyata Kasus Narkotika

Darurat Narkoba di Sulteng: 80 Persen Penghuni Lapas dan Rutan Ternyata Kasus Narkotika

Sulsel | Kamis, 17 September 2026 | 10:04 WIB

Ketika Rumah Tua Menjadi Sumber Teror dalam She Is a Haunting

Ketika Rumah Tua Menjadi Sumber Teror dalam She Is a Haunting

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 10:00 WIB

Todd Boehly Lepas Saham Chelsea Rp22 Triliun, Pengusaha Keturunan Iran Pegang Kendali

Todd Boehly Lepas Saham Chelsea Rp22 Triliun, Pengusaha Keturunan Iran Pegang Kendali

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:58 WIB

Bagaimana Cara Mencegah Cushion Bergeser dan Menempel pada Bagian Dalam Helm saat Naik Sepeda Motor?

Bagaimana Cara Mencegah Cushion Bergeser dan Menempel pada Bagian Dalam Helm saat Naik Sepeda Motor?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:48 WIB

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:47 WIB

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:46 WIB

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 09:44 WIB

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 09:43 WIB

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:40 WIB

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:26 WIB

×