Tarik Ucapan soal Pj Kepala Daerah Dicopot Gegara Dukung Prabowo, Hasto PDIP: Mereka Dicurigai Tak Netral

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 14 Januari 2024 | 21:07 WIB
Tarik Ucapan soal Pj Kepala Daerah Dicopot Gegara Dukung Prabowo, Hasto PDIP: Mereka Dicurigai Tak Netral
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto berikan keterangan kepada wartawan dalam konferensi pers di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Rabu (2/1/2024). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat.

Suara.com - Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto menyampaikan klarifikasi terkait pernyataan dirinya yang menyebut adanya pencopotan terhadap Penjabat (Pj) kepala daerah lantaran mendukung Calon Presiden nomor urut dua, Prabowo Subianto. Menurutnya pencopotan ini dilakukan lantaran ada dugaan ketidaknetralan.

"Pernyataannya saya luruskan, bahwa Pj diganti bukan karena berpihak kepada 02, Pj harus netral karena itu Undang-undang, tidak boleh berpihak," ujar Hasto di Pos Bloc, Jakarta Pusat, Minggu (14/1/2024).

"Tetapi ada yang dicurigai maka kemudian diganti. Padahal kinerjanya cukup baik. Ini yang harus diwujudkan," tambahnya menjelaskan.

Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, melanjutkan safari politiknya di Pulau Sumatra. (Suara.com/Novian)
Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, melanjutkan safari politiknya di Pulau Sumatra. (Suara.com/Novian)

Lebih lanjut, Hasto mengkritik soal mekanisme pencopotan Pj kepala daerah yang dinilainya semena-mena. Sebab, pergantian dilakukan mendadak tanpa melibatkan tim penilai atau DPRD.

"Dan sekarang ini pergantian Pj, itu sudah tidak lagi melalui suatu tim penilai akhir, tetapi hanya dilakukan oleh kalangan yang sangat terbatas," ucapnya.

Apalagi, DPRD merupakan pengusul nama-nama Pj kepada Presiden untuk selanjutnya dipilih. Legislator harusnya juga dilibarkan ketika ada rencana penggantian.

"Ya harusnya bertanya kembali kepada DPRD terhadap calon yang diusulkan, calon dari pemerintah, dan kemudian dilakukan pembahasan melalui tim penilai akhir, bukan sewaktu-waktu bisa diganti," pungkasnya.

Klaim Hasto PDIP

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan ( Sekjen PDIP) Hasto Kristiyanto mengklaim sejumlah penjabat (Pj) kepala daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur dicopot karena tidak mau berpihak terhadap pasangan nomor urut 2, Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka.

baca juga
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Suara.com/Yasir)
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Suara.com/Yasir)

Menurutnya, kepala daerah yang dicopot itu diminta untuk berpihak ke Prabowo-Gibran. Meski demikian, mereka tetap ingin independen menjelaskan tugasnya.

"Ada Pj-pj yang sebenarnya netral tetapi kemudian karena tidak mau menjalankan suatu keberpihakan kepada 02 (Prabowo-Gibran), itu diganti. Itu terjadi di beberapa wilayah di Jawa Tengah, juga di Jawa Timur," ujar Hasto di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (14/1/2024).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telak! TKN Prabowo-Gibran Skakmat Sindiran Hasto PDIP: Mereka yang Emosi!

Telak! TKN Prabowo-Gibran Skakmat Sindiran Hasto PDIP: Mereka yang Emosi!

Kotak Suara | Minggu, 14 Januari 2024 | 19:03 WIB

Mobil Ditembak saat Salat Subuh, Begini Reaksi Kubu Prabowo soal Kasus Penembakan Relawan di Sulsel

Mobil Ditembak saat Salat Subuh, Begini Reaksi Kubu Prabowo soal Kasus Penembakan Relawan di Sulsel

Kotak Suara | Minggu, 14 Januari 2024 | 18:33 WIB

Sebut Pj Kepala Daerah di Jateng dan Jatim Mendadak Dicopot, Hasto PDIP: Tak Mau Dukung 02!

Sebut Pj Kepala Daerah di Jateng dan Jatim Mendadak Dicopot, Hasto PDIP: Tak Mau Dukung 02!

Kotak Suara | Minggu, 14 Januari 2024 | 16:01 WIB

Pede Kasih Warga Telur, PDIP Sindir Bagi-bagi Susu Prabowo-Gibran: Glukosa Tak Baik Bagi Anak-anak!

Pede Kasih Warga Telur, PDIP Sindir Bagi-bagi Susu Prabowo-Gibran: Glukosa Tak Baik Bagi Anak-anak!

Kotak Suara | Minggu, 14 Januari 2024 | 15:45 WIB

Terkini

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 06:15 WIB

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 06:05 WIB

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:52 WIB

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:42 WIB

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 05:25 WIB

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

×