HTI dan FPI Bakal Hidup Lagi Kalau AMIN Menang Pilpres, Begini Jawaban Berkelas Anies

Galih Prasetyo | Suara.com

Minggu, 28 Januari 2024 | 19:29 WIB
HTI dan FPI Bakal Hidup Lagi Kalau AMIN Menang Pilpres, Begini Jawaban Berkelas Anies
Anies kampanye di Bandung, Minggu (28/1/2024). (Istimewa)

Suara.com - Calon Presiden (Capres) nomor urut 1, Anies Baswedan, memberikan jawaban saat ditanya mengenai normalisasi organisasi FPI dan HTI pada acara diskusi bertajuk "Ngajabarkeun Abah Anies" di Hotel Papandayan, Kota Bandung, Minggu (28/1/2024).

Pada kesempatan tersebut, pertanyaan disampaikan oleh M. Farhan sebagai pembawa acara diskusi tersebut yang juga salah seorang kader Partai Nasdem, termasuk mengenai kemungkinan normalisasi organisasi FPI dan HTI.

"Apakah Abah akan melakukan normalisasi kepada FPI dan HTI?" tanya Farhan.

Baca Juga:

Mendapatkan pertanyaan tersebut Anies memberikan jawaban, menurutnya pemerintah telah mengeluarkan keputusan mengenai pembubaran dua organisasi tersebut beberapa waktu lalu, serta terlanjur terjadi dan semuanya harus menghormati keputusan tersebut.

Lebih lanjut Anies menuturkan, Indonesia merupakan negara hukum, sehingga negara tidak dapat melarang warganya berserikat, berkumpul dan berkegiatan.

Selain itu, negara tidak bisa mengatur pikiran orang, negara tidak bisa mengatur perasaan orang, yang negara bisa atur menurutnya adalah perbuatan. Bila melakukan perbuatan yang melanggar hukum maka hukum akan mengambil tindakan untuk disiplinkan.

"Jadi kita harus menghormati pikirannya, kadang-kadang kita ingin menyamakan pikiran, kadang-kadang tanpa sadar kalau ada orang beda pikiran harus sama dengan pikiran, gak boleh, dalam ruangan ini saja belum tentu semua pikirannya sama dan negara tidak pernah bisa mengatur pikiran, kita mengatur perbuatan," jelasnya.

"Jadi bila kemudian organisasi yang melakukan tindakan melawan hukum maka hukum akan berlaku pada organisasi itu, apapun organisasinya dan dibuktikan di pengadilan," ucapnya menambahkan.

Mengenai FPI dan HTI yang sudah dibubarkan pemerintah, Anies menilai pemerintah sudah mengambil keputusan tersebut. Sehingga, sebagai warga negara Indonesia harus menghormati keputusan itu, meskipun ada pro dan kontra.

"Nah, apa yang sudah jadi keputusan pemerintah itu keputusan pemerintah, sudah di jalani kemarin. Jadi bagi kami kita hormati keputusan yang sudah dilakukan pemerintah, setuju atau tidak setuju keputusan itu sudah dibuat sudah terjadi," ungkapnya.

Jika terpilih sebagai Presiden, Anies memastikan tidak akan membubarkan organisasi sewenang-wenang, namun ada beberapa proses yang akan dilakukan sebelum suatu organisasi dibubarkan.

"Ke depan kita akan pastikan semua organisasi yang menurut pemerintah keliru maka pemerintah akan membawa ke pengadilan dan pemerintah akan menunjukkan kepada rakyat di mana salahnya," ucapnya.

"Tapi ketika saya bertugas sebagai Presiden, saya tidak akan membubarkan, saya akan membawa ke pengadilan minta pengadilan membubarkan, bila melakukan pelanggaran hukum," ujarnya.

"Kenapa? karena kami menghormati institusi pengadilan, yang kejadian sudah tapi ke depan kita hormati pengadilan dan di situlah negara demokrasi," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sindir Balik Luhut? Cak Imin Sebut Sosok Opa-opa Bantu Orang Lain usai Debat Cawapres

Sindir Balik Luhut? Cak Imin Sebut Sosok Opa-opa Bantu Orang Lain usai Debat Cawapres

Kotak Suara | Minggu, 28 Januari 2024 | 19:24 WIB

Takut Suara Dicolong, Isi Seruan Ganjar-Mahfud ke Pendukung Hadapi 14 Februari

Takut Suara Dicolong, Isi Seruan Ganjar-Mahfud ke Pendukung Hadapi 14 Februari

Kotak Suara | Minggu, 28 Januari 2024 | 18:48 WIB

Minta Relawan Tabrak Pelaku Intimidasi, Siti Atikoh: Jangan Coba Menakuti Kita

Minta Relawan Tabrak Pelaku Intimidasi, Siti Atikoh: Jangan Coba Menakuti Kita

Kotak Suara | Minggu, 28 Januari 2024 | 18:35 WIB

Wanti-wanti Pendukung Tak Serang Paslon Lain, Gibran: Jangan Fitnah Dibales Fitnah!

Wanti-wanti Pendukung Tak Serang Paslon Lain, Gibran: Jangan Fitnah Dibales Fitnah!

Kotak Suara | Minggu, 28 Januari 2024 | 18:33 WIB

PDIP Beri Julukan 'Presiden Rakyat' ke Ganjar Pranowo, Ini Alasannya!

PDIP Beri Julukan 'Presiden Rakyat' ke Ganjar Pranowo, Ini Alasannya!

Kotak Suara | Minggu, 28 Januari 2024 | 18:25 WIB

Terkini

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok

Kotak Suara | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:29 WIB

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK

Kotak Suara | Sabtu, 04 Januari 2025 | 13:58 WIB

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik

Kotak Suara | Selasa, 24 Desember 2024 | 06:12 WIB

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur

Kotak Suara | Senin, 23 Desember 2024 | 11:26 WIB

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano

Kotak Suara | Sabtu, 21 Desember 2024 | 14:37 WIB

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam

Kotak Suara | Jum'at, 20 Desember 2024 | 23:22 WIB

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu

Kotak Suara | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:26 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 12:34 WIB