Sebut Rakyat Diperlakukan Bak Ayam, Dicabut Bulunya, Ganjar: Lawan!

Sabtu, 03 Februari 2024 | 18:59 WIB
Sebut Rakyat Diperlakukan Bak Ayam, Dicabut Bulunya, Ganjar: Lawan!
Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo saat berpidato di hadapan para pendukung, GBK Jakarta, Sabtu (3/2/2024). [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo menyampaikan kondisi sosial, ekonomi yang dialami rakyat dewasa ini. Ia tidak mau melihat rakyat diperlakukan layaknya ayam, disiksa, dicabut bulunya hingga cuma diberikan 'gula-gula'. Menurutnya, rakyat bisa menentukan nasibnya sendiri secara bebas. 

Hal itu disampaikan Ganjar dalam pidatonya pada kampanye akbar bertajuk Konser Salam Metal di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Sabtu (3/2/2024). 

"Biarkan rakyat menentukan sendiri dengan kebebasannya, biarkan aparatur, TNI, Polri, ASN bekerja melayani masyarakat. Biarkan mereka netral, biarkan mereka semua memberikan layanan terbaik untuk anak anak bangsa negeri ini," kata Ganjar. 

"Maka dari proses itu kami menemukan cerita-cerita yang sangat luar biasa ketika ekspresi rakyat ketika berdemokrasi mereka menginginkan kebebebasannya, mereka ingin menyampaikan suaranya kepada mereka yang inginkan, dan mereka bukanlah orang-orang yang takut," sambungnya. 

Ia lantas menyampaikan, atas prihal itu muncul lah sosok perempuan di Wonosari, Gunung Kidul bernama Endah yang berani meski ditindas. Maka dari itu, kata dia, semua perlakuan intimidasi harus dilawan, caranya dengan memilih Paslon 03 di Pilpres 2024

"Apakah saudara juga akan melakukan itu? Apa yang saudara akan lakukan ketika ditindas? Apa? Apa? Apa? (Lawan). Lawanlah dengan benar, lawanlah dengan konstitusional, wujudkan itu di tanggal 14 Februari nanti rakyat menentukan sikap," tuturnya. 

"Sudah siap memilih siapa? (Ganjar) yang atas sudah siap memilih siapa? (Ganjar) nomer berapa? (Tiga) coba yang di atas nomor berapa? (Tiga)," ujar Ganjar saling bersahutan dengan para pendukung. 

Ia pun menyampaikan, tak ingin melihat masyarakat diperlakukan layaknya seekor ayam. Menurutnya, keberanian harus didorong. 

"Bapak/Ibu kita tidak mau rakyat diperlakukan seperti ayam, disisksa dicabut bulunya kemudian pada saatnya dia diundang dikunci perutnya dengan gula-gula. Rakyat bukan ayam, rakyat bisa menentukan sendiri nasibnya," tegasnya. 

Baca Juga: Ganjar: Kami Orang-orang Yang Siap Memberikan Makan Untuk Masyarakat Indonesia

"Maka keberanian ini perlu kita dorong terus menerus, keberanian ini perlu kita angkat dan itulah peran Bapak/Ibu semuanya. Budayawan sudah berbicara, wartawan sudah menyuaran, civil society termasuk ilmuan sudah keluar kampus untuk menyatakan itu ini peringatan keras buat demokrasi di Indonesia," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI