Ratusan Massa Tolak Pemilu Curang Bubarkan Diri Usai Bukber Depan KPU RI

Chandra Iswinarno, Faqih Fathurrahman

Senin, 18 Maret 2024 | 19:27 WIB
Ratusan Massa Tolak Pemilu Curang Bubarkan Diri Usai Bukber Depan KPU RI
Massa yang menggelar aksi di depan Gedung KPU menggelar buka bersama, Senin (18/3/2024). [Suara.com/Faqih]

Suara.com - Ratusan massa yang menggelar aksi menolak Pemilu curang membubarkan diri dari depan Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Aksi yang digelar sejak siang itu bubarkan diri usai menggelar buka puasa bersama (bukber) dan Salat Magrib di lokasi.

"Besok kita lanjutkan aksi kita, berduyun-duyun kita besok ke DPR," kata seorang orator di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (18/3/2024).

Pantauan Suara.com dari sekitar lokasi, demonstran juga sempat membakar sampah sisa makanan dan kardus air mineral yang mereka minum ke tempat bekas pembakaran ban.

Akibatnya api berkobar di depan Gedung KPU RI. Tak hanya bekas sampah makanan, demonstran juga membakar poster Jokowi, yang berisi soal penolakan Pemilu curang.

Selain wajah Jokowi yang berhidung mancung mirip tokoh Pinokio, dalam poster tersebut juga tertera foto Ketua KPU Hasyim Asy’ari, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja, dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman.

Aksi demonstrasi penolakan Pemilu curang berjalan sejak siang hari. Baberapa tokoh yang hadir dalam aksi kali ini, seperti Eks Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko, dan Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun.

Sebelumnya diberitakan, ratusan demonstran membanjiri depan Kantor KPU RI di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (18/3/2024).

Sejumlah tokoh hadir dan berorasi dari atas mobil komando, menolak hasil Pemilu yang terindikasi mengalami kecurangan.

baca juga

"Sudah puluhan tahun saya kenal Hasyim Asy’ari. Tetapi, saya sangat kecewa dengan sikapnya hari ini. Mau saja jadi budak rezim," kata Refly.

Refly juga menegaskan, sejak awal rekrutmen pimpinan KPU dan Bawaslu dilakukan secara abal-abal. Hal itu sudah dipersiapkan oleh Presiden Joko Widodo melalui tim tertentu.

"Kita tahu bahwa dari awal rekrutmen KPU itu abal-abal. Rekrutmen KPU dan Bawaslu abal-abal. Kenapa begitu? Karena sudah disiapkan oleh tim, yang tentu oleh Presiden,” kata Refly.

Ia bahkan menuding, pimpinan KPU dan Bawaslu memiliki kedekatan dengan Jokowi selaku presiden.

"Anggota-anggotanya, orang dekat presiden semuanya," ucapnya.

Jika hal itu sudah terjadi, bagaimana bisa Pemilu dapat berjalan dengan independen. Yang ada, KPU malah terkesan mengakali Pemilu 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Hasil Rekapitulasi Nasional, Polri Siagakan 4.992 Personel Gabungan

Jelang Hasil Rekapitulasi Nasional, Polri Siagakan 4.992 Personel Gabungan

News | Senin, 18 Maret 2024 | 18:54 WIB

Hasto Sebut Pemilu 2024 Perpaduan Sempurna Kecurangan Pemilu di Era Orba dan SBY

Hasto Sebut Pemilu 2024 Perpaduan Sempurna Kecurangan Pemilu di Era Orba dan SBY

Kotak Suara | Senin, 18 Maret 2024 | 18:48 WIB

Sebut KPU-Bawaslu Abal-abal karena Rekrutan Jokowi, Refly Harun Murka ke Hasyim Asyari: Mau Saja jadi Budak Rezim!

Sebut KPU-Bawaslu Abal-abal karena Rekrutan Jokowi, Refly Harun Murka ke Hasyim Asyari: Mau Saja jadi Budak Rezim!

Kotak Suara | Senin, 18 Maret 2024 | 17:49 WIB

Terkini

Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?

Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer: Kisah Kelam Perempuan Indonesia di Era Pendudukan Jepang

Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer: Kisah Kelam Perempuan Indonesia di Era Pendudukan Jepang

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Denny Sumargo Tampil Emosional di Baby Udon, Kisah Nyata Fanny dan Hajime Jadi Pesan Harapan

Denny Sumargo Tampil Emosional di Baby Udon, Kisah Nyata Fanny dan Hajime Jadi Pesan Harapan

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:26 WIB

Kampung Bahari Digerebek Berulang, Mengapa Jaringan Narkoba Tak Kunjung Hilang?

Kampung Bahari Digerebek Berulang, Mengapa Jaringan Narkoba Tak Kunjung Hilang?

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:24 WIB

Pertarungan Skutik Retro: Mending Yamaha Fazzio, Honda Scoopy, atau Honda Stylo 160?

Pertarungan Skutik Retro: Mending Yamaha Fazzio, Honda Scoopy, atau Honda Stylo 160?

Otomotif | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:24 WIB

DeepTalk | Putusan MK Bukan Larang Kuota Hangus, Provider Harus Apa?

DeepTalk | Putusan MK Bukan Larang Kuota Hangus, Provider Harus Apa?

Video | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:23 WIB

Rumah Diperbaiki, Anak Dicarikan Kerja: Wajah Baru Program Pengentasan Kemiskinan di Jateng

Rumah Diperbaiki, Anak Dicarikan Kerja: Wajah Baru Program Pengentasan Kemiskinan di Jateng

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:23 WIB

Respons BEM UI Soal Status Bencana Nasional di NTT, Pimpinan DPR: Yang Penting Penanganannya

Respons BEM UI Soal Status Bencana Nasional di NTT, Pimpinan DPR: Yang Penting Penanganannya

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:22 WIB

Kemendagri Dorong Integrasi ASRI dan PSEL untuk Persampahan Nasional Berbasis Kota Cerdas

Kemendagri Dorong Integrasi ASRI dan PSEL untuk Persampahan Nasional Berbasis Kota Cerdas

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Warga Blokade Rel Kereta di Batubara Usai Lansia Tewas Tertabrak Kereta Api

Warga Blokade Rel Kereta di Batubara Usai Lansia Tewas Tertabrak Kereta Api

Sumut | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:19 WIB

×