Ini Alasan Sebenarnya PKS Berpaling dari Edy Rahmayadi ke Bobby Nasution, Kena PHP PDIP?

Chandra Iswinarno

Rabu, 07 Agustus 2024 | 12:58 WIB
Ini Alasan Sebenarnya PKS Berpaling dari Edy Rahmayadi ke Bobby Nasution, Kena PHP PDIP?
PKS resmi dukung Bobby Nasution di Pilgub Sumut 2024. [Ist]

Suara.com - Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring buka-bukaan bongkar alasan partainya berpindah ke lain hati mendukung Bobby Nasution dalam pemilihan gubernur di Pilkada Sumatera Utara (Sumut) 2024.

Mantan Menkominfo tersebut mengaku partainya tidak bisa mengusung sendiri Edy Rahmayadi untuk maju dalam Pilkada Sumut karena masih kurang dukungan suara.

"Syarat jumlah kursi untuk bisa mengajukan Calon Gubernur Sumut: 20 kursi. PKS tidak bisa mengusung sendiri, tidak cukup 10 kursi, harus berkoalisi dengan partai-partai lain," cuitnya seperti dilihat Suara.com, Rabu (7/8/2024).

Diakuinya sebelum PKS mantap mendukung pasangan Bobby Nasution-Surya yang juga diusung gabungan partai politik dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM), pihaknya lebih intensif berkomunikasi dengan Mantan Pangkostrad tersebut.

"Komunikasi PKS dengan kedua cagub ini tentu terbuka. Tapi terus terang, kami sangat intensif dengan Pak Edy, sebab sudah ada pengalaman 5 tahun sebelumnya," tulisnya.

Namun lagi-lagi, Tifatul mengemukakan bahwa partainya tidak cukup kursi untuk mengusung Edy Rahmayadi sendirian. Butuh partai lain untuk menggenapi batas minimal pengajuan pengusungan pasangan calon dalam Pilkada Sumut.

"Tapi PKS kan nggak cukup kursi, jadi kami minta Pak Edy agar berusaha mencari partai lain hingga mencapai 20%, agar bisa mengusung beliau. Nah, Pak Edy mengatakan bahwa PDIP sudah oke."

Namun, hal tersebut hanya isapan jempol belaka. Tifatul mengemukakan hingga saat ini PDIP belum memberikan SK cagub kepada Edy Rahmayadi.

Sementara di sisi lain, batas waktu administrasi penjadwalan pilkada hingga pendaftaran serta syarat calon harus dilengkapi.

baca juga

SK Cagub

"Namun sampai lebih kurang 4 kali penundaan, bahkan sampai hari ini (7/8/2024), PDIP belum memberikan SK cagub kepada Pak Edy. Belum ada kepastian, dan siapa cawagubnya. Jadi PKS Sumut harus menunggu sampai kapan?"

"Padahal ada batas-batas waktu, administrasi, jadwal pilkada, pendaftaran, syarat2 calon dll yang harus dilengkapi semua," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, PKS resmi mendukung Bobby Nasution dan Surya untuk Pilgub Sumatera Utara 2024. Bobby didukung sebagai bakal calon gubernur dan Surya sebagai bakal calon wakil gubernur.

Sebelum memantapkan dukungan kepada Bobby-Surya, PKS sudah komunikasi dengan partai-partai Koalisi Indonesia Maju (KIM). Termasuk juga PDIP yang belakangan santer akan bersama PKS di Sumut.

"Yang jelas dengan semua partai kita komunikasi," kata Juru Bicara PKS Ahmad Mabruri kepada Suara.com, Jumat (2/8/2024).

Sementara di sisi lain, Mabruri menyampaikan dukungan yang diberikan PKS secara resmi itu lantaran pihaknya telah menemukan kesepahaman dengan Bobby.

"Sudah ada beberapa kesepahaman antara PKS dan Bobby dalam membangun Sumut ke depan," ujarnya.

Ia pun memastikan jika dukungan yang diberikan PKS itu sepaket dengan cawagubnya yakni Surya yang akan menemani Bobby di Pilgub Sumut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PKS Dukung Bobby di Pilgub Sumut, Ini Alasan Tak Pilih Edy Rahmayadi

PKS Dukung Bobby di Pilgub Sumut, Ini Alasan Tak Pilih Edy Rahmayadi

News | Minggu, 04 Agustus 2024 | 12:53 WIB

Bobby Bersyukur Didukung PKS Maju Pilgub Sumut: Akan Saya Perjuangkan Sebaik-baiknya

Bobby Bersyukur Didukung PKS Maju Pilgub Sumut: Akan Saya Perjuangkan Sebaik-baiknya

News | Sabtu, 03 Agustus 2024 | 00:17 WIB

Resmi Dukung Bobby-Surya di Pilgub Sumut, PKS Ngaku Sudah Komunikasi ke KIM hingga PDIP

Resmi Dukung Bobby-Surya di Pilgub Sumut, PKS Ngaku Sudah Komunikasi ke KIM hingga PDIP

News | Jum'at, 02 Agustus 2024 | 21:54 WIB

Terkini

Pasang Kuda-kuda, Poros Cikeas dan Solo Mulai Siapkan Posisi Menuju 2029

Pasang Kuda-kuda, Poros Cikeas dan Solo Mulai Siapkan Posisi Menuju 2029

News | Kamis, 10 September 2026 | 18:11 WIB

Kerim Memija Sesumbar Jelang Persija vs Persib: Kami Main di GBK, Didukung Jakmania, Kami Favorit

Kerim Memija Sesumbar Jelang Persija vs Persib: Kami Main di GBK, Didukung Jakmania, Kami Favorit

Bola | Kamis, 10 September 2026 | 18:08 WIB

Manfaat Azelaic Acid untuk Memudarkan PIE, PIH dan Meredakan Rosacea di Usia 30+

Manfaat Azelaic Acid untuk Memudarkan PIE, PIH dan Meredakan Rosacea di Usia 30+

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 18:05 WIB

Tak Ada Lagi 'Bayar Mahal Berangkat Cepat', Mekanisme Lunas Tunda Ganti Haji Khusus Resmi Dihapus

Tak Ada Lagi 'Bayar Mahal Berangkat Cepat', Mekanisme Lunas Tunda Ganti Haji Khusus Resmi Dihapus

News | Kamis, 10 September 2026 | 18:04 WIB

Bitcoin Cs Kompak Merah, Indeks CFX10 Turun 1,26 Persen

Bitcoin Cs Kompak Merah, Indeks CFX10 Turun 1,26 Persen

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 18:03 WIB

Negeri Kabut dan Pesta Imajinasi Seno Gumira Ajidarma

Negeri Kabut dan Pesta Imajinasi Seno Gumira Ajidarma

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 18:00 WIB

Risiko Bisnis Makin Rumit, Tata Kelola Jadi Penentu

Risiko Bisnis Makin Rumit, Tata Kelola Jadi Penentu

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:59 WIB

Menkeu Purbaya Mau Tahu Apa Alasan Otorita IKN Minta Tambah Anggaran Rp15,8 Triliun

Menkeu Purbaya Mau Tahu Apa Alasan Otorita IKN Minta Tambah Anggaran Rp15,8 Triliun

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:58 WIB

Raih Golden Trophy, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko Berbasis ESG

Raih Golden Trophy, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko Berbasis ESG

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:58 WIB

Industri Kejar Efisiensi, Perpanjang Umur Aset Jadi Strategi Baru

Industri Kejar Efisiensi, Perpanjang Umur Aset Jadi Strategi Baru

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:58 WIB

×