- Penelitian 2024 menunjukkan penggunaan azelaic acid 15 persen selama 12 minggu terbukti efektif memudarkan bekas kemerahan atau PIE jerawat.
- Studi yang sama menyatakan azelaic acid membantu menurunkan kadar melanin untuk mengatasi noda hitam atau PIH pada kulit.
- Uji klinis tahun 2023 membuktikan azelaic acid mampu meredakan peradangan, lesi, serta kemerahan pada kondisi papulopustular rosacea.
Suara.com - Memasuki usia 30 tahun ke atas, masalah kulit seperti bekas jerawat kemerahan, noda hitam, kulit mudah memerah hingga rosacea bisa muncul bersamaan. Salah satu bahan aktif yang dapat dipertimbangkan untuk mengatasi sejumlah masalah tersebut adalah azelaic acid.
Azelaic acid dikenal sebagai bahan aktif dengan sifat anti-inflamasi, antimikroba dan antimelanogenik. Karena memiliki beberapa mekanisme kerja sekaligus, bahan ini digunakan dalam perawatan jerawat, rosacea dan hiperpigmentasi.
Lantas, apa saja manfaat azelaic acid untuk kulit usia 30+ dan apakah bahan ini benar-benar dapat membantu memudarkan PIE dan PIH serta meredakan kemerahan akibat rosacea?
![ilustrasi rosacea di wajah [Magnific]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/09/10/61266-ilustrasi-rosacea-di-wajah-magnific.jpg)
1. Membantu memudarkan PIE atau bekas kemerahan jerawat
PIE atau post-inflammatory erythema merupakan bekas kemerahan yang tertinggal setelah kulit mengalami peradangan, misalnya akibat jerawat.
Kabar baiknya, penelitian yang diterbitkan dalam Dermatology and Therapy pada 2024 secara khusus meneliti penggunaan azelaic acid 15 persen untuk PIE dan PIH akibat jerawat.
Penelitian tersebut melibatkan 72 pasien dengan jerawat ringan hingga sedang. Peserta menggunakan azelaic acid 15 persen atau gel plasebo selama 12 minggu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada minggu ke-8 dan ke-12, kelompok yang menggunakan azelaic acid mengalami penurunan intensitas PIE yang signifikan dibandingkan kondisi awal dan kelompok plasebo.
Peneliti juga menemukan penurunan kadar hemoglobin pada area PIE setelah 12 minggu penggunaan, yang menunjukkan adanya perbaikan pada kemerahan tersebut.
Dengan demikian, azelaic acid berpotensi menjadi salah satu pilihan bahan aktif untuk membantu menyamarkan bekas jerawat yang berwarna merah atau merah muda.

2. Membantu memudarkan PIH atau noda hitam bekas jerawat
Berbeda dari PIE, PIH atau post-inflammatory hyperpigmentation muncul sebagai perubahan warna kulit yang cenderung cokelat atau lebih gelap setelah peradangan.
Azelaic acid memiliki sifat antimelanogenik, sehingga dapat memengaruhi proses pembentukan melanin yang berlebihan.
Dalam penelitian yang sama, penggunaan azelaic acid 15 persen selama 12 minggu dikaitkan dengan penurunan kadar melanin pada lesi PIH. Peneliti menyimpulkan bahwa azelaic acid 15 persen efektif membantu memperbaiki PIE dan PIH akibat jerawat dengan efek samping yang relatif minimal dalam penelitian tersebut.
Artinya, bahan ini cukup menarik bagi kulit usia 30+ yang mengalami kombinasi bekas jerawat merah sekaligus noda hitam.
3. Membantu meredakan kemerahan dan peradangan pada rosacea
Azelaic acid juga bukan sekadar bahan pencerah. Bahan aktif ini memiliki bukti klinis dalam penanganan papulopustular rosacea, yaitu rosacea yang disertai benjolan atau pustula menyerupai jerawat.
Systematic review yang diterbitkan dalam Journal of Cosmetic Dermatology pada 2023 menganalisis 43 uji klinis acak. Dari 20 penelitian mengenai rosacea, penggunaan azelaic acid menunjukkan perbaikan signifikan terhadap tingkat kemerahan, jumlah lesi inflamasi, perbaikan keseluruhan kondisi kulit dan keberhasilan terapi setelah 12 minggu dibandingkan plasebo.