Pegiat media sosial Jhon Sitorus mengomentari hasil survei Lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) terkait elektabilitas bakal calon presiden 2024.
Dalam surveinya, SMRC melakukan simulasi dengan tiga nama yaitu Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan.
Dari hasil survei tersebut, diketahui elektabilitas Ganjar unggul mencapai 37,9 persen. Sementara itu posisi kedua ditempati 33,5 persen dan posisi ketiga ditempati Anies dengan 19,2 persen.
"Pewawancara hanya menyebutkan tiga nama. Masih ada 9,4 persen warga yang masih tidak menyebutkan pilihannya. Ganjar 37,9 persen, kemudian Prabowo 33,5%, dan Anies 19,2 persen," kata Direktur Riset Deni Irvani saat menyampaikan hasil survei pada Minggu (4/6/2023).
Survei dilakukan pada 30 hingga 31 Mei 2023 dengan pemilihan sampel menggunakan metode random digit dialing (RDD). RDD merupakan teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak.
Menanggapi hasil survei tersebut, Jhon meminta maaf karena Ganjar semakin mengecewakan pihak-pihak yang pesimis.
“Mohon maaf jika Ganjar semakin MENGECEWAKAN yg PESIMIS. Dukungan ke Ganjar makin KUAT, yang lain TERTINGGAL JAUH,” ujar Jhon, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi pada Senin (5/6/2023).
Pendukung Ganjar Pranowo ini menilai berdasarkan hasil survei kepercayaan rakyat terahdap Ganjar semakin meningkat.
Ia meyakini penyebabnya karena sikap Ganjar saat bertemu rakyat original dan berpenampilan apa adanya tanpa dibuat-buat.
“Kepercayaan Rakyat kepada Ganjar tak lepas dari ORIGINALITAS sikap saat bertemu rakyat. Ganjar satu2nya yang tampil APA ADANYA, bukan krn dibuat2,” ujar Jhon.