Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Umar Hasibuan menyoroti Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang akan berdiskusi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait sosok yang akan jadi calon wakil presiden (cawapres).
Hal tersebut di tanggapi Umar Hasibuan melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Umar Hasibuan mengatakan bahwa cawe-cawe dari presiden sudah terlihat.
"Cawe-cawe dari presiden mulai keliatan hilalnya," ungkap Umar Hasibuan dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @Umar_Hasibuan__, Selasa (6/6).
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku akan cawe-cawe terkait Pilpres 2024 demi bangsa dan negara dalam arti yang positif.
Jokowi mengatakan bahwa alasannya itu lantaran Indonesia hanya memiliki waktu 13 tahun ke depan demi menjadi negara maju.
Untuk saat ini, Jokowi menyebut Indonesia ada di posisi upper middle income. Sedangkan untuk menjadi negara maju, pendapatan per kapita Indonesia harus berada di kisaran USD 10.000 per tahun.
"Kita ini sekarang ada di middle income walaupun di level upper tapi kita masih di level middle income. Nah untuk keluar dari middle income itu, untuk jadi negara maju itu perolehan pendapatan per kapitanya minimal 10 ribu," kata Jokowi.
"Untuk bisa keluar kita cuma punya waktu 13 tahun dan itu sangat-sangat tergantung pada calon presiden di masa yang akan datang yang akan bisa membawa Indonesia ke next level, karena alasan itulah kemudian saya akan cawe-cawe untuk itu," imbuh Jokowi.