Mantan Sekretaris BUMN, Muhammad Said Didu, menyinggung perihal cap politik identitas yang kerap disematkan kepada bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan.
Label tersebut telah disematkan kepada Anies sejak mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu mengikuti Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 silam.
Padahal, menurutnya pihak yang menuduh Anies lah yang melakukan politik identitas sementara Anies sendiri tidak melakukannya.
“Sejak pilgub DKI 2017 sampai saat ini, kalian berikan cap politik identitas kpd pak @aniesbaswedan pdhl faktanya beliau tdk pernah melakukan hal tsb, sementara kalianlah yg melakukan politik identitas,” ujar Said Didu, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @msaid_didu pada Rabu (7/6/2023).
Said Didu kemudian menduga cap politik identitas itu memang dilakukan untuk memojokkan kelompok mayoritas. “Sepertinya hal tsb dilakukan adalah utk memojokkan klpk mayoritas,” ujarnya.
Nama Anies Baswedan kerap menjadi perbincangan usai dideklarasikan sebagai calon presiden oleh tiga partai politik yaitu Partai NasDem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Sementara itu, belum lama ini Lembaga Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei terkait elektabilitas bakal calon presiden 2024 dengan simulasi tiga nama yaitu Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan.
Dari hasil survei tersebut, diketahui elektabilitas Ganjar unggul mencapai 37,9 persen. Sementara itu posisi kedua ditempati 33,5 persen dan posisi ketiga ditempati Anies dengan 19,2 persen.
"Pewawancara hanya menyebutkan tiga nama. Masih ada 9,4 persen warga yang masih tidak menyebutkan pilihannya. Ganjar 37,9 persen, kemudian Prabowo 33,5%, dan Anies 19,2 persen," kata Direktur Riset Deni Irvani saat menyampaikan hasil survei pada Minggu (4/6/2023).
Survei dilakukan pada 30 hingga 31 Mei 2023 dengan pemilihan sampel menggunakan metode random digit dialing (RDD). RDD merupakan teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak.