Pegiat media sosial, Bachrum Achmadi, mengomentari perihal pengakuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak tahu soal proposal damai yang diajukan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto ke Ukraina.
Presiden Jokowi mengatakan bahwa usulan tersebut merupakan usulan pribadi Prabowo, bukan usulan pemerintah Republik Indonesia.
"Itu (proposal) dari Pak Prabowo sendiri," ujar Jokowi usai pembukaan rapat kerja nasional (Rakernas) III Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Selasa (6/6/2023).
Menanggapi hal tersebut, Bahcrum Achmadi menyoroti persoalan tersebut. Ia mengungkit pernyataan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu bahwa tidak ada visi misi menteri, yang ada hanya visi misi presiden.
“Proposal Prabowo ditolak Ukraina. Lalu katanya itu usulan Prabowo sendiri bkn usulan Jokowi,” ujar Bahcrum, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @bachrum_achmadi pada Kamis (8/6/2023).
“Pdhl tempohari ada yg bilang bgini: Tdk ada visi misi Menteri, yg ada visi misi Presiden,” lanjut loyalis Anies Baswedan ini.
Adapun pernyataan yang dimaksud itu adalah arahan Presiden Jokowi di Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/10/2019) pagi, sehari setelah memperkenalkan dan melantik para menterinya.
Presiden Jokowi mengatakan bahwa hal yang sudah diputuskan dalam rapat jangan diributkan lagi di luar. Jika masih di dalam rapat, dipersilahkan untuk beradu argumentasi dan sebagainya.
“Kalau ada perubahan-perubahan atau kondisi-kondisi tertentu, ya marilah kita tarik lagi dalam rapat internal atau rapat terbatas,” tutur Presiden. Presiden Jokowi juga mengingatkan, bahwa kerja kabinet kita adalah kerja tim, bukan kerja menteri per menteri, bukan kerja sektoral.
Sementara itu terkait proposal Prabowo, Presiden Jokowi akan memanggil yang bersangkutan karena presiden belum bertemu Prabowo secara langsung. "Hari ini atau besok akan saya undang, untuk minta penjelasan apa yang pak Menhan sampaikan" ujar Jokowi.