Burhanuddin mengatakan bahwa adanya perubahan strategi dari PDIP usai digelarnya Rakernas.
"Ada perubahan strategi yang cantik dari PDIP terutama setelah Rakernas (Rapat Kerja Nasional) PDIP. Jadi PDIP seperti mengevaluasi," paparnya.
Terlebih, kata Burhanuddin, menyoal elektabilitas Ganjar yang sedikit mengalami penurunan dan disalip oleh Prabowo Subianto.
"Jelasnya, beberapa bulan terakhir PDIP terlalu eksklusif bukan inklusif," imbuh Burhanuddin.
Sementara itu, diketahui, Puan Maharani juga mengungkapkan nama lainnya selain AHY sebagai figur yang diperhitungkan PDIP.
Nama itu yakni Sandiaga Uno, Erick Thohir, Mahfud MD, Ridwan Kamil, dan Airlangga Hartarto juga turut dipertimbangkan.