Ribuan Kader NasDem Pindah ke Perindo, Jhon Sitorus: Mestinya Elit NasDem Memahami Siapa Konstituen Sebenarnya

Suara Liberte

Selasa, 13 Juni 2023 | 00:30 WIB
Ribuan Kader NasDem Pindah ke Perindo, Jhon Sitorus: Mestinya Elit NasDem Memahami Siapa Konstituen Sebenarnya
Ribuan Kader NasDem Pindah ke Perindo, Jhon Sitorus: Mestinya Elit NasDem Memahami Siapa Konstituen Sebenarnya (Istimewa)

Pegiat media sosial Jhon Sitorus menyoroti ribua kader Partai NasDem di Indramayu dan Cirebon yang dikabarkan pindah ke Partai Perindo.

Hal tersebut ditanggapi Jhon Sitorus melalui akun Twitter pribadinya. Dalam cuitannya, Jhon Sitorus menyebut bahwa seharusnya elit NasDem paham terkait konstituennya.

Jhon Sitorus juga menyebut bahwa NasDem itu memiliki citra yang nasionalis.

"Mestinya elit NasDem memahami siapa konstituennya sebenarnya. Sejak berdiri, Nasdem itu citranya nasionalis bukan partai yang berafiliasi dengan politik SARA," tutur Jhon Sitorus dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @Miduk17, Selasa (13/6).

Lebih lanjut, Jhon Sitorus pun mengungkap risiko jika mengusung Anies Baswedan.

"Begitu mengusung Abas, maka resikonya adalah mundurnya para kader yang setia pada prinsip nasionalis Demokrat," tandasnya.

Sementara itu, kabar terbaru, Ketua DPW Partai NasDem Saan Mustopa membantah ribuan kader NasDem di Indramayu dan Cirebon berpindah ke Partai Perindo. Ia mengklaim hanya sekitar 30-an orang yang pindah.

Ia menyebut seluruh kader yang pindah itu berasal dari Indramayu, sedangkan untuk di wilayah Cirebon, Saan menyebut sama sekali tidak ada kadernya yang pindah ke Perindo.

baca juga

Saan menerangkan kader yang berpindah itu beberapa di antaranya merupakan caleg Partai NasDem dan beberapa di antaranya merupakan pengurus DPD NasDem Indramayu.

"Enggak ada, paling juga enggak nyampe 30-an lah," kata Saan dikutip dari CNN.

Ia menjelaskan berpindahnya para kader itu bermula kala Ketua DPD Husen Ibrahim yang juga caleg DPR RI Dapil Jawa Barat VIII protes lantaran tak mendapatkan nomor urut satu.

Dalam proses pencalegannya, Ibrahim mendapatkan nomor urut tiga. Tidak menerima itu, ia pun memprotes dengan tidak mengirimkan kadernya mengikuti sekolah calon legislatif yang diadakan oleh NasDem.

"Jadi ini kan kita bikin sekolah caleg dan kemah restorasi. Kebetulan Jabar VIII itu dapat kemah restorasi itu tanggal 2-5 Juni, yang seharusnya dia ngirim seluruh calegnya untuk ikut acara, dia boikot tidak kirim sebagai bentuk protes karena dia dapat nomor tiga," ucapnya.

Setelahnya ramai beredar di media sosial, Ibrahim yang memprotes keras dirinya yang ditempatkan di posisi nomor urut tiga, ia mengaku dijanjikan duduk di posisi nomor satu.

Namun, ketika ia mempertanyakan hal tersebut, ia pun mengaku diminta menyiapkan uang sebesar Rp3,5 Miliar sebagai kompensasinya.

Menanggapi itu, Saan pun membantah kalau NasDem meminta uang untuk menempatkan Ibrahim di nomor urut dua.

"Tidak ada proses itu semua dan itu bisa dilakukan investigasi seluruh caleg," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Pimpinan Partai Koalisi Perubahan Bakal Bertemu Puan: Setelah AHY, Kini Ada Sinyal Surya Paloh Juga

Dua Pimpinan Partai Koalisi Perubahan Bakal Bertemu Puan: Setelah AHY, Kini Ada Sinyal Surya Paloh Juga

Kotak Suara | Senin, 12 Juni 2023 | 23:00 WIB

SBY 'Restui' Pertemuan AHY dan Puan Maharani, Jhon Sitorus: Ini Tandanya Seteru Politik Demokrat dengan PDIP Selesai

SBY 'Restui' Pertemuan AHY dan Puan Maharani, Jhon Sitorus: Ini Tandanya Seteru Politik Demokrat dengan PDIP Selesai

Liberte | Senin, 12 Juni 2023 | 21:01 WIB

Menyusul Rencana Agenda Pertemuan Puan-AHY, Koalisi Perubahan Jadwalkan Pertemuan

Menyusul Rencana Agenda Pertemuan Puan-AHY, Koalisi Perubahan Jadwalkan Pertemuan

Kotak Suara | Senin, 12 Juni 2023 | 20:45 WIB

Terkini

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 21:12 WIB

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:05 WIB

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 21:02 WIB

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Video | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Borong Pastry Favorit di FLOR Jakarta! Nikmati Cashback Rp100 Ribu Pakai BRImo

Borong Pastry Favorit di FLOR Jakarta! Nikmati Cashback Rp100 Ribu Pakai BRImo

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:58 WIB

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Kalbar | Senin, 14 September 2026 | 20:54 WIB

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

News | Senin, 14 September 2026 | 20:47 WIB

×