Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo, menilai keberadaan Ikatan Guru Olahraga Nasional (Igornas) sangat mendukung program keolahragaan terkait talent scouting atau pencarian bakat atlet nasional. Dito pun mendukung kolaborasi berkelanjutan dengan Igornas.
Hal itu disampaikannya sampaikan saat menerima audiensi Ketum Igornas Dikdik Setia Munardi di Kantor Kemenpora, Jakarta, kemarin. "Ini sangat baik karena SDM guru olahraga sangat mendesak kami dalam rangka pembinaan dan talent scoting. Semoga kolaborasi dengan Kemenpora bisa terjalin lebih baik," kata Dito.
Dito selaku pembina Igornas menyebut, Wakil Presiden memiliki konsen terkait standarisasi guru olahraga nasional yang terkait dengan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) guna menggalakkan talent scouting atlet.
"Dan konsen Bapak Wapres agar ada standarisasi guru olahraga terkait DBON, berdasarkan hal itu kedepan kita bisa membuat kolaborasi program yang lebih baik lagi. Talent scouting di usia dini juga sedang digalakkan. Semoga Igornas bisa terlibat aktif," tuturnya. "Semoga apa yang sudah dibahas ini bisa diformulasikan menjadi hal yang konkret serta bisa membawa keberkahan dan manfaat di tengah masyarakat," sambung Dito.
Ketua Umum Igornas Dikdik Setia Munardi menyampaikan, Igornas telah terbentuk di 34 provinsi di Indonesia. Desain Besar Olahraga Nasional menjadi fondasi keberadaan Igornas.
"Munculnya DBON menjadi dasar kita dimana fondasi olahraga prestasi adalah olahraga masyarakat dan olahraga pendidikan yang menjadi ranah kami. Prestasi dunia di olimpiade menjadi tujuan utama," kata Dikdik.
"Beberapa hal yang menjadi harapan kami untuk menjadikan atlet berprestasi dan aktif berolahraga. Kami dari Igornas telah mengadakan kolaborasi dengan Kemenpora melalui olahraga pendidikan. Kami berharap kolaborasi yang telah ada tetap terus berjalan dengan Kemenpora dibawah pimpinan Pak Menpora Dito," tambahnya.
Dikdik juga berharap, Menpora Dito bersedia menjadi Pembina Igornas agar program untuk pencarian bibit atlet berprestasi di seluruh Indonesia semakin lancar kedepan. "Kami mohon kesediaan Pak Menteri untuk bersedia menjadi Pembina Igornas. Kami memiliki energi tinggi untuk memajukan olahraga tetapi kami juga ada kedinasan dibawah Kemendikbud dan Kemenag. Kami sudah terbentuk di 34 provinsi tetapi masih ada 4 provinsi tambahan yang belum di Papua semoga Pak Menteri dapat hadir disana nantinya dalam pelantikan," pungkasnya.
Baca Juga: Absen di Liga Champions Musim Depan, Ajax Tunjuk Maurice Steijn sebagai Pelatih Baru