Pegiat media sosial Denny Siregar mengungkapkan bahwa PDI Perjuangan (PDIP) tak hanya berupaya memperbaiki hubungan dengan Partai Demokrat.
Hal itu diungkapkan Denny Siregar melalui tayangan Channel YouTube Cokro TV. Dalam tayangan itu, Denny Siregar mengatakan bahwa PDIP juga kian mendekat pada Partai Golkar yang diketuai oleh Airlangga Hartarto.
"PDI Perjuangan juga sedang mendekati Airlangga Hartato ketua umum Golkar dan menawarkan diri supaya Golkar bisa bergabung dengan mereka memenangkan Ganjar Pranowo," ujar Denny Siregar dikutip Suara Liberte dari tayangan Channel YouTube Cokro TV, Jumat (16/6).
Kemudian, Denny Siregar pun menyebutkan bahwa PDIP memakai cara halus dalam pendekatannya ke Partai Golkar. Hal itu, kata Denny Siregar, PDIP menerima informasi kalau Airlangga Hartarto mendapat perlakuan tak enak dari Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin).
"PDI Perjuangan itu mengambil cara yang halus banget dalam pendekatan kepada Golkar, karena mereka menerima informasi bahwa Airlangga Hartarto diperlakukan kurang elok oleh Muhaimin Iskandar Ketua Umum PKB," tutur Denny Siregar.
"Karena disebut hanya sebagai ketua tim Prabowo saja, bukan sebagai salah satu calon wakil presiden," tandasnya.
Sebelumnya, Denny Siregar pun mencontohkan bahwa adanya upaya merajut kembali hubungan yang sempat retak antara PDIP dan Demokrat.
"Seperti Demokrat misalnya, sudah banyak isu bahwa Demokrat selamanya tidak mungkin akan bersanding dengan PDI Perjuangan, karena Bu Mega dan SBY dulu katanya pernah punya hubungan yang buruk yang sulit untuk diperbaiki lagi," ungkapnya.
"Tapi ternyata nggak juga, buktinya Demokrat dan PDI Perjuangan sedang merajut kembali hubungan yang sejak lama dibilang seperti air dan minyak itu," sambungnya.
Denny Siregar juga mengatakan bahwa ada kabar kalau ada tawaran pada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) jadi menteri di kabinet Ganjar Pranowo jika terpilih jadi Presiden 2024.
"Bahkan kabarnya AHY ditawarkan jadi menteri di kabinet Ganjar nanti kalau dia tidak jadi calon wakil presidennya Anies Baswedan," tandasnya.