- Didier Deschamps membawa timnas Prancis menang 1-0 atas Paraguay pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
- Deschamps menyayangkan adanya hinaan verbal dari lawan meski mengakui ketatnya duel fisik selama pertandingan berlangsung.
- Kemenangan tersebut mengantarkan Prancis menuju babak perempat final untuk menghadapi timnas Maroko yang sangat berkualitas.
Suara.com - Pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps, angkat bicara usai kemenangan tipis 1-0 atas Paraguay di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Deschamps menilai permainan keras lawan adalah hal wajar, namun menyoroti adanya ucapan yang dianggap tidak perlu di lapangan.
“Setiap tim bermain dengan caranya masing-masing. Saya tidak akan mengkritik Paraguay, tapi beberapa hinaan dari pihak lawan seharusnya tidak terjadi,” ujar Deschamps dalam konferensi pers dikutip dari TycSport.
Deschamps mengakui laga berjalan sulit dan penuh tekanan.
Deschamps bahkan menyebut pertandingan tersebut sebagai pertarungan di lumpur, mengingat ketatnya duel fisik sepanjang laga.
“Kami sebenarnya bisa tampil lebih baik, tetapi Paraguay juga layak mendapat kredit. Mereka menyingkirkan Jerman dan menunjukkan kualitasnya,” katanya.

Sang pelatih juga menegaskan bahwa timnya sudah mengantisipasi gaya bermain Paraguay sejak awal.
Menurutnya, pengalaman menghadapi laga berat seperti ini penting bagi skuad Prancis yang sebagian belum terbiasa tampil di Piala Dunia.
Di sisi lain, Deschamps turut membela Kylian Mbappé dari kritik yang muncul setelah laga.
Deschamps menilai citra negatif yang berkembang tidak mencerminkan kepribadian asli sang pemain.
“Gambaran tentang Mbappe di luar tidak sesuai dengan kenyataan. Yang terpenting, tidak ada keributan besar atau pemain yang terkena kartu,” tegasnya.
Sementara itu, Kylian Mbappe sendiri sempat melontarkan komentar tajam soal gaya bermain Paraguay.
“Jika harus bermain keras, kami juga bisa. Hari ini kami bahkan lebih baik dalam hal itu,” ucap sang kapten.
Dengan kemenangan ini, Prancis melaju ke perempat final dan akan menghadapi Maroko.
Deschamps mengingatkan bahwa lawan berikutnya tidak bisa diremehkan.
“Maroko adalah tim yang sangat bagus. Tidak mungkin mencapai perempat final Piala Dunia tanpa kualitas,” pungkasnya.
