Oh Jadi Ini yang Diincar PDIP dari Demokrat? Pengamat Politik Buka-bukaan Kekuatan...

Suara Liberte

Jum'at, 16 Juni 2023 | 20:00 WIB
Oh Jadi Ini yang Diincar PDIP dari Demokrat? Pengamat Politik Buka-bukaan Kekuatan...
Dosen Ilmu Politik Universitas Paramadina Ahmad Khoirul Umam (Antara)

Pemilihan presiden (pilpres) 2024 berpotensi menampilkan tiga pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Ini akan membentuk tiga poros yang bakal berkompetisi.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah menunjuk Ganjar Pranowo sebagai capres. PDIP membentuk kerja sama politik bersama dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo).

Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dipastikan menjadi capres. Gerindra meneken kerja sama politik dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan membentuk Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

Untuk mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah ditunjuk oleh Partai Nasional Demokrat (NasDem) sebagai capresnya. Bersama dengan Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahter (PKS), NasDem membentuk Koalisi Perubahan untuk Persatuan.

Pengamat politik Ahmad Khoirul Umam mengatakan bahwa pilpres 2024 akan dinamis. Buktinya, Puan Maharani dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) diwacanakan untuk bertemu. Padalah keduanya dari koalisi yang berbeda.

"Kita melihat sebagai bagian dari investasi politik (PDIP) terutama ketika kemudian pilpres berisi tiga pasang capres-cawapres," kata Ahmad dalam Satu Meja the Forum, dikutip Liberte Suara, Jumat (16/6/2023).

Ketika memasuki putaran kedua, lanjut Ahmad, investasi itu akan dirasakan oleh PDIP. Langkah Puan-AHY untuk bertemu justru akan menguntungkan PDIP dan Demokrat.

"Dari tiga pasang capres-cawapres, maka kemudian akan berlanjut ke putaran kedua. Nah, putaran kedua itulah basis kekuatan swing power yang akan menentukan siapa menjadi pemenang," tegasnya.

Terlepas dari hubungan yang membeku antara PDIP dan Demokrat yang telah berlangsung hampir dua dekade, silaturahmi politik itu menjadi strategi politik baru Megawati Soekarnoputri.

baca juga

"PDIP melihat, di level (swing power) itu, saya pikir Demokrat memiliki kekuatan cukup signifikan untuk dapat diperhitungkan oleh PDIP," imbuhnya.

Itu menjadi penting karena elektabilitas Prabowo terus terkonsolidasi secara signifikan. Sementara Ganjar akan terdampak dari fakta tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

'Ketika PDIP Ubah 180 Derajat Strategi Politiknya, Maka Pasti Ada Sense of Urgency'

'Ketika PDIP Ubah 180 Derajat Strategi Politiknya, Maka Pasti Ada Sense of Urgency'

Liberte | Jum'at, 16 Juni 2023 | 19:11 WIB

Pertemuan Puan-AHY Makin Dekat, Pengamat: NasDem Legowo, tapi Terselip Rasa Cemburu

Pertemuan Puan-AHY Makin Dekat, Pengamat: NasDem Legowo, tapi Terselip Rasa Cemburu

Liberte | Jum'at, 16 Juni 2023 | 18:42 WIB

Sangat Berkuasa! Mudah Bagi Jokowi untuk Membegal Demokrat: Jika Mau Jahat, Sudah dari Dulu Anak Magang AHY Tenggelam

Sangat Berkuasa! Mudah Bagi Jokowi untuk Membegal Demokrat: Jika Mau Jahat, Sudah dari Dulu Anak Magang AHY Tenggelam

Liberte | Jum'at, 16 Juni 2023 | 16:22 WIB

Terkini

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:10 WIB

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka

Health | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara

Banten | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026

Sport | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini

Jabar | Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen

Video | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×