Dengan hal ini, pemerataan pembangunan akan lebih cepat terlaksana tanpa menunggu suksesnya mimpi yang dimiliki oleh Jokowi.
"Sehingga daerah-daerah bisa berkembang lebih hebat, lebih cepat dari mimpi asal-asalan, mimpi ngelindurnya Pak Jokowi," pungkasnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo sendiri telah membuka alasannya mengapa dirinya berani mengambil langkah untuk menghadirkan pembangunan dari Ibu Kota Nusantara (IKN)
Dirinya mengungkapkan bahwa alasan utama dari ambisi tersebut adalah pemerataan baik dari sisi ekonomi, penduduk, maupun pembangunan.
"Semuanya ada di Jawa, 58 persen (PDB ekonomi), dan 56 persen penduduk Indonesia itu ada di Jawa. Betapa sangat padatnya Pulau Jawa sehingga memerlukan yang namanya pemerataan pembangunan tidak Jawasentris tapi Indonesiasentris," ujarnya, Rabu (22/2/2023).