Pegiat media sosial Chusnul Chotimah menyoroti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang meraih penghargaan Setyalancana Wira Karya Tahun 2023 dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) atas dedikasinya dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi.
Hal itu ditanggapi Chusnul Chotimah melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Chusnul Chotimah menyebutkan bahwa ada gagasan yang menghasilkan rekam jejak keberhasilan.
Chusnul Chotimah pun menegaskan bahwa yang dilakukan Ganjar Pranowo itu kerja nyata, tak hanya kata-kata.
"Gagasan dijalankan lewat program, hasilnya rekam jejak keberhasilan. Kerja nyata bukan jualan kata-kata," ungkap Chusnul Chotimah dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @ch_chotimah2, Jumat (23/6).
Sementara itu, Ganjar Pranowo menegaskan bahwa dirinya mendapatkan laporan soal tingginya angka kematian ibu dan bayi sejak ia menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah.
"Di awal saya menjabat, saya mendapatkan laporan soal tingginya angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB), dan angkanya tertinggi secara nasional. Jadi, saya zoom lebih detail dan ada kasus yang menarik, seperti di Brebes dan Kota Semarang," ungkap Ganjar Pranowo.
Dilansir dari Okezone, adapun pada saat menerima penghargaan pada Senin (19/6/2023), Ganjar menuturkan sebelumnya jajarannya berpendapat bahwa tingginya kedua capaian itu diakibatkan oleh fasilitas di rumah sakit yang buruk.
Namun, setelah dirinya memantau lebih lanjut, penyebabnya juga terletak pada kurangnya komunikasi, khususnya antar-jejaring pemberi pelayanan kesehatan maupun fasilitas kesehatan.
Baca Juga: Bagaimana Hukum Patungan Hewan Kurban? Simak Penjelasan Buya Yahya