Pakar komunikasi politik UIN Jakarta Gun Gun Heryanto menilai, momen foto bersama antara Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan di sela-sela ibadah haji merupakan hal positif bagi publik.
Menurutnya, silaturahmi tersebut bakal memengaruhi dua hal, yaitu persepsi dan perilaku.
"Silaturahmi yang kemudian dipertunjukkan ke khalayak dengan intensi positif ya itu tentu kan berpengaruh pada dua hal pertama, itu ada persepsi ya kan, kemudian yang kedua itu pada perilaku," kata Gun Gun dalam pernyataannya dikutip Liberte Suara, Sabtu (1/7/2023).
Gun Gun menjelaskan, kedua calon presiden (capres) dari PDI Perjuangan dan Partai Nasional Demokrat (NasDem) itu memang menjadi rival satu sama lain.
"Di level persepsi tentu ini akan muncul bahwa orang atau para kandidat yang kemudian berpotensi untuk maju di 2024 bisa berkompetisi di satu waktu dan bisa juga berjumpa di lain waktu itu," ujarnya.
Namun rivalitas merupakan hal biasa dalam kompetisi. Apalagi ini merupakan momen menjelang pemilihan presiden (pilpres) 2024.
"Artinya satu hal yang biasa, lumrah gitu ya rivalitas suatu hal yang mungkin seakan sangat biasa kita jumpai, ya baik dalam investasi elektoral di legislatif maupun di pilpres," tutur Gun Gun.
Dalam ranah perilaku, tambahnya, kedua capres itu akan memberikan contoh baik kepada rakyat, terutama para pendukungnya masing-masing.
Akademisi UIN Jakarta itu menyimpulkan bahwa rivalitas antarcapres merupakan hal umum setiap lima tahun sekali.
Baca Juga: Kata Analis Soal Sandiaga Uno yang Pasti Bakal Dilirik Jadi Cawapres Karena Keunggulan Ini
"Di level perilaku ya tentu harapannya dari role model yang mereka pertunjukkan itu bisa merembes pada perilaku para pendukungnya ya terlepas dari siapa pun yang nanti 14 Februari 2024 dipilih," papa dia.
Jadi, jangan sampai hal tersebut malah menggerus kemajemukan Indonesia.
"Itu satu hal yang tentu harus dijaga bahwa rivalitas temporer lima tahunan itu tidak kemudian mengganggu yang disebut dengan kemajemukan Indonesia berdiri melampaui rivalitas reguler lima tahunan itu," pungkas Gun Gun.
Sebelumnya, juru bicara PKS Muhammad Kholid mengatakan keduanya bertemu ketika momen makan siang di Mina Hospitality Palace pada Senin (26/6/2023).