Dilansir dari TV One, proyek pembangunan JIS yang dilimpahkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kepada BUMD PT Jakarta Propertindo (JakPro) telah berdiskusi dengan FIFA sebelum membangun stadion yang menjadi kontroversial belakangan ini.
"Jadi pada saat membangun JIS, JakPro menerangkan bahwa JIS dibangun menggunakan rumput hybrid dimana penggunaan rumput tersebut pertama kali di Indonesia," ungkap M Taufik.
"Rumput yang digunakan ini hybrid, kombinasi rumput sintetis dan alami. Ini pertama kali di Indonesia dan itu ada di JIS. Ini ujar Ary Wibowo Manajer Proyek JIS," lanjutnya.
Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta ini mengatakan bahwa rumput hybrid tersebut merupakan campuran rumput sintetis sebanyak 5 persen, yakni jenis Limonta dari Italia.
Di samping itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut bahwa JIS bakal dicoret jadi opsi venue Piala Dunia U-17 andai delegasi FIFA melakukan verifikasi pada Rabu (5/7).
Erick Thohir tak menampik JIS bisa jadi salah satu opsi untuk menggelar Piala Dunia U-17. Namun, masih ada beberapa kekurangan yang belum memenuhi standar FIFA, termasuk kualitas rumput.
"Kalau FIFA datang hari ini, ayo salaman sama saya, pasti dicoret. Nah, niat baik ini yang kita ingin memastikan JIS ini bisa menjadi bagian kualifikasi," kata Erick Thohir.
Lebih lanjut, Erick Thohir menilai terkait pertumbuhan rumput di JIS yang di sebagian bagian lapangan bermasalah karena diklaim ada permasalahan pada media tanam dan kurangnya pencahayaan matahari.
"Kita enggak usah berdebat berjenis-jenis rumput. Rumput itu ada yang kuat matahari lama, ada yang kuat matahari sedikit. Rumput yang di lapangan latihan [JIS] itu bagus karena mataharinya cukup. Ketika yang di dalam, mataharinya kurang jadi rumputnya tidak bisa beradaptasi jadi mungkin perlu rumput jenis lain," terang Erick.
Dilansir dari CNN, PSSI sebenarnya sudah memiliki enam stadion siap pakai yang semula diperuntukkan Piala Dunia U-20 2023 yang akhirnya batal digelar di Indonesia.
Kemudian nama JIS muncul sebagai opsi karena Stadion Gelora Bung Karno Jakarta kemungkinan tak bisa digunakan pada November. Sebab, stadion termegah di Indonesia itu sudah disewa dari jauh-jauh hari untuk gelaran konser band asal Inggris Coldplay.
Erick berharap publik tak mencari siapa yang salah dan benar. Namun, sama-sama mencari solusi untuk menyiapkan fasilitas yang layak untuk Piala Dunia U-17.