Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir mengajukan anggaran sebesar Rp400 miliar ke pemerintah untuk pelaksanaan Piala Dunia U-17 2023 yang akan berlangsung di Indonesia pada 10 November hingga 2 Desember 2023.
Hal tersebut diungkapkan Erick Thohir pada saat dirinya datang menemui Menpora Dito Ariotedjo di Kantor Kemenpora, Jumat (7/7).
Adapun pertemuan khusus membahas persiapan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2023.
Terkait besaran jumlah anggaran yang diajukan Erick Thohir, hal itu membuat publik ikut menyorotinya. Tak terkecuali warganet di media sosial Twitter. Salah satunya, akun Twitter @Jonikonstruksi membeberkan bahwa menurutnya ada 8 sumber dana demi gelaran Piala Dunia U-17 di Indonesia itu.
"Sumber dana: sponsor swasta, ponsor BUMN, Kemenpora, uang kas PSSI, FIFA," ujar akun Twitter @Jonikonstruksi dikutip Suara Liberte, Sabtu (8/7).
Lebih lanjut, sumber dana lainnya itu dari para donatur termasuk dari uang pribadi Erick Thohir. Sumber-sumber dana itu menurutnya bisa menutupi besaran anggaran yang diajukan Erick Thohir.
"Donatur dari para taipan, dana pribadi pak Erick, dan donasi Penggila bola. Ketutup dong Rp400 miliar," tandasnya.
Sementara itu, Menpora Dito mengatakan anggaran yang diajukan PSSI untuk ajang ini tak jauh berbeda dengan Piala Dunia U-20 2023 yang batal di Indonesia. Angka yang diajukan PSSI ini nantinya akan dibawa ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Jadi permohonan dari pak ketua umum [PSSI], untuk anggaran itu sebenarnya tidak jauh dengan U-20. Jadi ini akan kita bawa ke ratas untuk arahan lebih lanjut dari bapak presiden," kata Dito dilansir dari CNN.
"Range-nya [kisaran anggaran yang diajukan PSSI] sekitar 400-an [miliar] lah, sama," ucap Dito.
Dari total anggaran Rp400 miliar, saat ini lebih dari 50 persen anggaran yang dibutuhkan sudah ada di Kemenpora. Anggaran tersebut merupakan sisa dari anggaran Piala Dunia U-20 2023 yang belum terpakai.
"Nah sementara kita kan sudah saya jelaskan, kita memiliki sisa sekitar Rp254 miliar dari sisa yang kemarin U-20. Ini yang mau kita bahas di ratas untuk membahas penambahan pos anggaran tersebut," imbuhnya.
Di samping itu, Erick Thohir mengatakan dalam pertemuan ini PSSI menyampaikan rencana-rencana persiapan menuju Piala Dunia U-17 2023. Anggaran jadi salah satu bahasan karena terkait proses di pemerintah yang membutuhkan waktu.
"Yang paling penting pak menteri sampaikan, proses administrasi menjadi hal-hal yang diprioritaskan, karena itu insya Allah pak menteri sudah mengusulkan adanya ratas bahas U-17 pada minggu depan [bersama Presiden Jokowi]," kata Erick.
"Di sana tentu akan ada turunnya, Perpres, proses dan juga salah satunya alokasi anggaran. Di atas tadi mensinkronisasi anggarannya yang tidak jauh berbeda dari U-20, yang kedua kami sampaikan mengenai hasil pertemuan dengan FIFA," tandasnya.