"Jika rumor itu benar, tentu sangat elok. Mengingat duet Anies - Gatot semakin kencang disuarakan. Kedua tokoh punya visi dan tekat memajukan hidup rakyat," tegas Faizal Assegaf.
"Demi rakyat dan perubahan, tentu sikap legowo SBY sangat diharapkan. Terlebih AHY masih sangat muda dan punya peluang besar di masa depan," tambahnya.
Selain itu, Faizal Assegaf pun mengutarakan bahwa Ketua Majelis Tinggi Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga merupakan ayah dari AHY, serta Demokrat, akan dikenang dan dihormati rakyat jika legowo kalau cawapres Anies Baswedan ialah Gatot Nurmantyo.
"Sikap tulus demi memenangkan aspirasi rakyat mesti dikedepankan. Dengan cara itu, SBY dan Demokrat akan dikenang dan dihormati rakyat. Semoga!," imbuhnya.
Menurut Faizal Assegaf, hanya orang yang bodoh yang mau bertahan dan terperangkap di gelapnya gorong-gorong kekuasaan.
"Hanya orang-orang bodoh yang mau bertahan dan terperangkap di gelapnya gorong-gorong kekuasaan. Di lokasi ini, pencopetan uang negara dan sumber kekayaan alam dirampok," ucapnya.
Faizal Assegaf pun menyertakan pernyataan Gatot Nurmantyo, "Korupsi menggila-gila di semua sektor, ini yang membuat kita marah dan sedih. Anggaran negara yang diambil dari pajak masyarakat yang lagi susah, dikorupsi di berbagai lini".
Ia juga mengatakan bahwa suara kritis mantan Panglima TNI itu kian bergema diberbagai forum terbuka.
Baca Juga: Luhut Ngamuk RI Diserang Negara Maju Gegara Hilirisasi: Hei! Ini Indonesia Baru, Indonesia Maju
"Gatot mengajak seluruh elemen bangsa bersatu akhiri ketidakadilan. Sikap moral itu menui simpati rakyat," ungkapnya.
"Tentu AHY dan pak SBY pun tergugah, setuju Gatot Cawapres. Tersiar kabar, sebagian besar elite dan simpatisan Partai Demokrat sangat happy bila Anies dan Gatot bersinergi maju Pilpres," ujarnya.