Pegiat media sosial Denny Siregar mengomentari perihal Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menjenguk Cendekiawan Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun.
Diketahui Presiden Jokowi menjenguk Cak Nun di RSUP Dr Sardjito pada Minggu (9/8/2023) kemarin. Rombongan Presiden Jokowi terlihat masuk melalui pintu lobi Pusat Jantung Terpadu rumah sakit tersebut.
Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito Banu Hermawan membenarkan kedatangan Jokowi dalam rangka menjenguk Cak Nun.
"Jadi memang betul, hari ini Pak Jokowi melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Sardjito dalam kapasitasnya menjenguk Pak Emha Ainun Nadjib di RSUP Dr Sardjito," kata Banu, dikutip dari detik.com.
Menanggapi hal tersebut, Denny mengaku iri ketika melihat Presiden Jokowi menjenguk Cak Nun. Adapun hal yang membuatnya iri adalah cara Jokowi memaafkan orang yang selalu menghina dia.
Ia meyakini Presiden Jokowi telah memaafkan Cak Nun untuk penghinaan yang dilakukan namun tentu hal itu tetap tidak bisa dilupakan.
“Ketika Jokowi bezuk cak Nun, aku iri ingin belajar darinya cara memaafkan orang yang selalu menghina2nya.. Memaafkan. Bukan melupakan,” ujar Denny, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @Dennysiregar7 pada Senin (10/7/2023).
Sementara itu, Pihak Cak Nun melalui laman resmi caknun.com menyampaikan penghargaan mendalam kepada semua yang telah berdoa untuk Mbah Nun di rumah sakit maupun di manapun.
“Buya Yahya, Pak Ismail Yusanto, Mbak Yeni Wahid, Pak Tanto Mendut, dan Bapak Presiden Jokowi telah turut mendoakan beliau, sebagai rasa takdzim atas beliau. Doa mereka adalah semangat yang menggairahkan langkah pemulihan Mbah Nun,” tulis pihak Cak Nun.
Baca Juga: Saksi Ahli Sidang Haris-Fatia Sebut Judul Video 'Lord' Luhut Sengaja Dibikin Bombastis
Pihak keluarga Cak Nun juga mengucapkan terima kasih atas segala doa dan dukungan. “Kami, sebagai Cucu-Cucu Simbah dan keluarga Cak Nun, mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas segala doa dan dukungan Anda. Kita semua berdoa agar Mbah Nun segera pulih dan dapat kembali bersama kita semua,” tulisnya.