Pegiat media sosial Yusuf Dumdum menyoroti bakal calon wakil presiden (bacapres) dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan yang batal mengumumkan sosok calon wakil presiden (cawapres) baginya usai dirinya melaksanakan ibadah haji.
Hal ini ditanggapi Yusuf Dumdum dalam akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Yusuf Dumdum menyinggung terkait adanya penolakan dari sosok yang digadang jadi cawapresnya Anies.
"Jadi setelah ditolak mbak Yenny terus batal umumkan bacawapres?," ujar Yusuf Dumdum dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @yusuf_dumdum, Senin (11/7).
Lebih lanjut, Yusuf Dumdum menilai bahwa gak bakal ada pengumuman cawapres Anies karena belum ada kejelasan dari Anies Baswedan sendiri apakah memang bakal jadi capres.
"Sampai lebaran kuda juga gak bakalan ada pengumuman. Lha wong Abas aja belum jelas bisa maju jadi capres," tandasnya.
Adapun diketahui bahwa ada sebuah video tengah viral dalam media sosial yakni menunjukkan bagaimana diungkitnya rekam jejak dari Anies oleh Yenny Wahid.
Banyak yang mengungkit kalau video itu adalah penolakan harus dari sosok itu atas tawaran untuk menjadi wakil dari jagoan dari Koalisi Perubahan.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Nasdem Hermawi Taslim mengkonfirmasi tidak ada pengumuman nama bakal calon wakil presiden dalam acara konsolidasi internal Partai Nasdem pada 16 Juli mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
"Jadi, tidak ada pengumuman (bakal) cawapres. Ini apel siaga Partai Nasdem, untuk memperkuat soliditas internal partai,” kata Hermawi pada Sabtu (8/7/2023), dikutip dari Kompas.id.
Selain itu, Hermawi mengatakan bahwa Apel Siaga Perubahan Partai NasDem itu bertujuan untuk memperkuat konsolidasi internal dalam menghadapi Pemilu 2024.
”Di apel tersebut, Nasdem akan menegaskan kesiapannya menghadapi Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2024," sambungnya.
Terpisah, sebelumnya, Yenny Wahid sebagai sosok yang disebut bakal jadi cawapres Anies Baswedan sempat menanggapi kabar itu.
Putri Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu pun enggan menjawab lebih jauh karena masih menjalin komunikasi dengan elemen-elemen politik.
“Saya belum mau menjawab, saya komunikasi dengan semua tokoh-tokoh partai, tokoh-tokoh politik,” ujar Yenny, Wahid dikutip dari tayangan Kompas TV.