Pegiat media sosial Chusnul Chotimah menyoroti PDI Perjuangan (PDIP) DKI YANG meminta audit total terkait konsultan desain yang bermarkas di Inggris, Buro Happold menyebut proyek Jakarta International Stadium (JIS) tidak sesuai dengan konsep desain orisinal dari Buro Happold.
Hal itu ditanggapi Chusnul Chotimah melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Chusnul Chotimah mengatakan bahwa saat ini PDIP pun turut meminta PDIP yang saat ini juga meminta JIS diaudit total.
Chusnul Chotimah juga mendukung terkait pembentukan panitia khusus (pansus) jika memang diperlukan.
"Setelah PSI skrng PDIP juga minta JIS diaudit total, dari aspek perencanaan maupun pembangunannya. Bentuk pansus JIS jika perlu. Dukung total!," ujar Chusnul Chotimah dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @ch_chotimah2, Jumat (14/7).
Sementara itu, dilansir dari Detik, Sekretaris Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Rio Sambodo mengatakan bahwa dalam konkretnya, harus adanya penanganan teknis hingga audit total dari aspek perencanaan maupun pembangunan terkait JIS.
"Konkretnya harus ada penanganan teknis secara mendasar baik jangka pendek maupun jangka panjang untuk sarana prasarana. Serta audit total dari aspek perencanaan maupun pembangunannya," ujar Sekretaris Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Rio Sambodo, Minggu (9/7/2023).
"Bentuk pansus JIS jika dipandang perlu," terang Rio.
Menurut Rio, pernyataan Buro Happold menegaskan adanya malpraktek dalam perencanaan dan pembangunan JIS. Tidak mengherankan jika banyak sekali kekurangan fasilitas JIS dan jauh dari standar internasional sebagaimana mestinya.
Adapun diketahui, Buro Happold merupakan konsultan yang dikontrak Jakarta Konsultindo dalam pembangunan JIS. Tugas Buro Happold membuat panduan desain serta memberikan jasa konsultasi. Masa kerjanya mulai Desember 2018 hingga Maret 2019.
Lingkup pekerjaannya mencakup persiapan untuk pembuatan panduan desain, penilaian untuk soal teknis dan komersial, konsep rencana induk untuk area di sekitar stadion, serta peta jalan implementasi proyek.
“Selama masa pembuatan panduan itu, perusahaan memastikan agar desain seluruh aspek yang berkaitan dengan standar FIFA terpenuhi,” tulis Buro Happold dalam keterangan resminya, kemarin.
Namun, hasil tinjauan perusahaan yang pernah membangun Stadion Totteham Hotspur ini engidentifikasi beberapa aspek ternyata tidak sesuai dengan panduan konsep desain orisinal dari mereka.
"Temuan ini telah disampaikan oleh Buro Happold dalam surat terpisah," tegasnya.
Buro Happold menganggap perlu untuk memberikan penjelasan lebih detil di laman resmi perusahaan mengenai ruang lingkup pekerjaan dalam Proyek JIS guna menghindari kesalahan informasi dan persepsi. “Agar publik memahami secara utuh dan tepat mengenai peran Buro Happold," demikian pernyataan Boru Happold.
Sebelumnya, Menteri BUMN sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau JIS pada Selasa (4/7).
Pengecekan itu untuk melihat kesiapan JIS dalam menyelenggarakan Piala Dunia U-17. Erick mengatakan stadion harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi penonton.
"Kita ingin memastikan suporter pulang dengan selamat. Sejak awal saya selalu bicara tentang akses,”tegas Erick.
Dengan melakukan renovasi, lanjut Erick nantinya JIS dapat dinikmatin tim-tim sepakbola di dalam negeri.