Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Budiman Sudjatmiko baru-baru ini membuat kejutan dengan geraknya yang menemui sosok dari Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Alasannya begitu menarik perhatian masyarakat, ia mengatakan pertemuannya ini didasari atas keinginannya untuk menyatukan kaum nasionalis guna memastikan cerahnya masa depan dari Indonesia.
“Kali ini saya memang bertemu beliau karena saya merasa bahwa bangsa ini butuh persatuan kaum nasionalis untuk saling mendukung butuh kebersamaan karena Indonesia 2024,” tuturnya seperti dilansir pada Jumat (21/7).
Budiman memandang dirinya memiliki cara pandang serupa dengan Prabowo. Paling tajam menurutnya adalah soal kepemimpinan politik untuk mendorong bangsa bangkit di tengah gejolak dunia.
“Saya mengapresiasi dan merasa bahwa Pak Prabowo itu mewakili satu cara pandang kepemimpinan politik yang cocok dengan saya dalam pengertian suatu bangsa yang ingin bangkit di tengah turbulensi karena krisis global,” kata Budiman.
Ia berpendapat bahwa dalam sebuah perang, dibutuhkan sosok-sosok yang mampu bicara hal-hal strategis dengan komprehensif. Menurutnya, kemampuan tersebut hanya dapat dipaparkan oleh orang dengan latar belakang tentara dan aktivis.
“Karena perang biasanya butuh pemikiran dari 2 tipe orang, satu intelijen, satu aktivis. Kalau ada orang politik latar belakangnya intelijen atau tentara, atau latar belakangnya aktivis, kedua orang itu biasanya mampu bicara hal strategis secara komprehensif,” jelas Budiman.
Dalam kesempatan tersebut, kehadiran mantan aktivis tersebut disambut langsung oleh Prabowo. Keduanya berbincang tentang banyak hal, terutama soal tantangan yang bakal dihadapi bangsa ke depan. Prabowo mengakui banyak pandangan dan pemikiran yang sama dengan Budiman.
“Saya sangat menghargai, saya sangat menghormati, saya terharu kedatangan Mas Budiman. Dan begitu kita bicara ternyata banyak pemikiran kita yang sama,” ujar Prabowo.
Baca Juga: Dicurigai Ada Permainan di Balik Pertemuan Budiman dan Prabowo: Jokowi Harus Cerdas