liberte

Pantesan Ditentang Keras Oleh Luhut, Ternyata Ini yang Akan Terjadi Seandainya Anies Terpilih Jadi Presiden

Suara Liberte Suara.Com
Jum'at, 28 Juli 2023 | 07:21 WIB
Pantesan Ditentang Keras Oleh Luhut, Ternyata Ini yang Akan Terjadi Seandainya Anies Terpilih Jadi Presiden
Pantesan Ditentang Keras Oleh Luhut, Ternyata Ini yang Akan Terjadi Seandainya Anies Terpilih Jadi Presiden (Suara.com/Putu Yonata Udawananda)

Anggota Tim 8 Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Sudirman Said menanggapi pernyataan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan soal tidak diperlukannya membawa gagasan perubahan.

Seperti diketahui, Bakal calon presiden KPP Anies Baswedan mengusung perubahan dan persatuan dalam gagasannya.

Sudirman menjelaskan bahwa perubahan bisa dilakukan melalui berbagai aspek seperti kebaruan orang, kebaruan cara, dan sebagainya.

“Sekali lagi saya ulang apakah itu kebaruan orang, apakah itu kebaruan cara, apakah itu kebaruan program atau kebaruan dalam urusan-urusan yang sifatnya lebih teknis,” ujar Sudirman, dikutip Suara Liberte dari kanal YouTube Hersubeno Point pada Jumat (28/7/2023).

Ia kemudian mencontohkan gagasan perubahan yang disampaikan oleh salah satu pendukung Anies Baswedan yaitu Surya Tjandra. Surya mengatakan dengan tegas bahwa hal yang ingin diubah yaitu tidak adanya menteri yang mengerjakan segala urusan seperti Luhut.

“Misalnya seorang mantan wakil menteri kan Mas Surya Tjandra itu dengan tegas mengatakan apa yang mau dirubah. Yang mau diubah antara lain tidak ada lagi menteri seperti dia (Luhut) yang menguasai semua urusan,” ujar Sudirman.

Pasalnya, Luhut sebagai menteri koordinator dinilai tidak bisa membedakan urusan bisnis pribadinya dengan urusannya sebagai penyelenggara negara.

“Dan tidak bisa lagi membedakan antara urusan dagangannya dengan urusan sebagai penyelenggara negara. Itu sesuatu yang pasti kita harus rubah,” sambung Sudirman.

Untuk diketahui dalam wawancara bersama Rosiana Silalahi, Luhut mengatakan bahwa orang-orang yang mengusung wacana perubahan sok tahu.

Baca Juga: Google Ingatkan Pemerintah, Perpres Baru Tentang Jurnalisme Mengancam Masa Depan Media di Indonesia

“Kita ini kadang-kadang sok paling tau bikin perubahan bikin apa segala macam. Apa sih yang mau dirubah?” ujar Luhut dalam tayangan Kompas TV.

Luhut meminta agar orang-orang tersebut tidak membohongi rakyat dengan menggaungkan wacana tersebut. “Kita ini jangan membohongi bangsa ini gitu loh,” sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI