Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kerap dipuji ketika menjabat Menteri Pertahanan. Ia dianggap sebagai sosok yang tegas dan tidak dapat didikte oleh siapa pun.
Kementerian Pertahanan di bawah kepemimpinan Prabowo dianggap cemerlang. Alasannya, Prabowo sangat fokus melindungi kesatuan NKRI dari potensi bahaya tekanan asing.
"Awak sik oke-oke aja Prabowo Presiden, karena awak yakin jika Prabowo Presiden tidak akan bisa didikte," kata loyalis Anies Baswedan, Bachrum Achmadi, di akun Twitternya, dikutip Liberte Suara, Jumat (28/7/2023).
Selain kinerja apiknya di pemerintahan, Bachrum juga menyoroti potensi Prabowo sebagai salah satu bakal calon presiden (capres) di 2024. Namanya kerap unggul dari dua kandidat lain, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.
Bachrum meyakini pemilihan presiden (pilpres) 2024 adalah kesempatan terakhir Prabowo. Loyalis Anies ini mengaku tidak masalah idolanya dikalahkan oleh Prabowo yang memiliki segudang pengalaman di pemerintahan.
"Prabowo akan berjuang sekuat tenaga pada Pilpres 2024. Karena ini kesempatan terakhirnya," kata Bachrum.
Dalam hasil survei juga, tutur Bachrum, Prabowo mencatatkan statistik yang menguat. Dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) periode 1-8 Juli 2023, tren itu menguat konsisten sejak Januari 2023 hingga Juli 2023.
Rekaman survei menunjukkan elektabilitas Prabowo di Januari sebesar 23,2 persen dan mulai melesat pada Februari dengan 26,7 persen. Berlanjut ke bulan April menjadi 30,3 persen, kemudian pada Juli berhasil mencapai 35,8 persen.
Baca Juga: Salah, Habib Rizieq Shihab Komandoi Deklarasi Anies Baswedan Sebagai Calon Presiden