“Oleh karena itu, dalam waktu singkat terjadi perkawinan antara Anies Baswedan dengan Muhaimin Iskandar, sehingga dalam dialog Karni Ilyas di TV ONE dengan Anies Baswedan bersama Muhaimin Iskandar diberi judul "Dijodohkan atau Kawin Paksa",” tambahnya.
Musni menilai pada dasarnya Anies sudah lama melirik sosok Muhaimin sebagai calon potensial Bacawapres.
Faktor suara Jawa Timur jadi pertimbangan serius Anies dalam menentukan Cawapres.
“Dengan demikian, sejatinya Anies sudah lama melirik Gus Imin yang pimpin PKB untuk memperkuat posisi Koalisi Perubahan untuk Persatuan di Jawa Timur dan Jawa Tengah, namun belum tahu bagaimana caranya seperti dikemukakan di atas,” ungkapnya.