Kontroversi Label Halal di Inggris

Esti Utami

Kamis, 08 Mei 2014 | 14:31 WIB
Kontroversi Label Halal di Inggris
Ilustrasi kios penjual makanan halal. (Foto: shutterstock)

Suara.com - Meskipun masih kontroversi, banyak restoran makanan cepat saji di Inggris telah mencantumkan label 'halal' selama bertahun-tahun. Hampir 100 gerai KFC di Inggris telah mencantumkan label halal. Hal yang sama juga dilakukan sekitar 75 atau seperlima jaringan Nando. Sandwich yang disajikan di gerai Subway juga telah menggunakan daging halal sejak 2007. Semua ayam Pizza Express adalah halal. McDonald juga mengujicoba daging halal, sebelum mengubah prosedur di dapurnya.

Sainsbury, Tesco dan Morrisons juga menjual makanan halal di toko-toko yang dipilih. Demikian juga Boots, melayani daging halal pertama karena orang menginginkannya.

Populasi Muslim di Inggris, memang terus bertambah. Pada 2001, mencapai 3 persen, dan 5 persen (2011). Dan diperkirakan pada 2030 akan mencapai 8,2 persen atau sekitar 5,6 juta orang. "Umpan balik dari konsumen menunjukkan adanya permintaan untuk makanan halal. Dan kami memenuhi permintaan itu di daerah yang permintaan halalnya cukup signifikan," demikian pernyataan KFC.

Sedangkan Pizza Express, yang banyak memasok sekolah, rumah sakit dan perusahaan penerbangan, menyajikan makanan halal justru menyederhanakan rantai pasokan dan meminimalkan risiko keluhan pelanggan. Risiko keluhan dari pelanggan yang tidak sadar makan daging halal, tentu saja masih ada. Itu sebabnya sejumlah restoran membuat semunya lebih jelas dengan memasang sertifikat halal di jendela mereka, pada menu dan website, sembari memastikan ada restoran 'nonhalal' di dekatnya.

Masih ada kebingungan, tentang apa daging halal. Islam mengharuskan hewan yang akan disembelih masih dalam keadaan hidup dan sehat. Islam juga mengamanatkan hewan itu diotong cepat di tenggorokan, dan darahnya dibiarkan mengalir keluar sepenuhnya. Sementara di banyak tempat penyembelihan di Inggris, hewan itu dibuat pingsan sebelum disembelih agar mereka tidak merasakan penderitaan.

Itu berarti, sebagian daging yang diperdagangkan di Inggris disembelih dengan cara 'hewani' yang oleh sementara umat Islam dinilai tidak halal. Tetapi daging halal yang disajikan oleh KFC, Nando, Pizza Express dan Subway disertifikasi oleh badan-badan yang memungkinkan pra - menakjubkan . Rantai ini menekankan bahwa pemasok mereka adalah " kontrak diwajibkan " untuk menyediakan hanya daging pra - tertegun , bahwa semua undang-undang Uni Eropa dan Inggris telah dipenuhi , dan , dalam kata-kata dari KFC , bahwa " tidak ada standar kesejahteraan kami telah dikompromikan " .

Konsumen tentu berhak tahu apa yang mereka makan. Mereka juga berhak tahu, apakah daging yang mereka makan, disembelih tanpa membuat binatang itu menderita. Tapi mereka juga harus sadar dalam hal kesejahteraan hewan, RSPCA tidak membedakan daging 'halal' dan daging yang disembelih secara konvensional. Jadi..? (The Guardian)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenakan Baju Bergaris di Tanggal 11, Dapatkan "Special Offer" dari PizzaExpress

Kenakan Baju Bergaris di Tanggal 11, Dapatkan "Special Offer" dari PizzaExpress

Lifestyle | Selasa, 06 Mei 2014 | 20:06 WIB

Sudah Dua Tahun Restoran Ini Tak Menghasilkan Sampah

Sudah Dua Tahun Restoran Ini Tak Menghasilkan Sampah

Lifestyle | Selasa, 29 April 2014 | 09:15 WIB

Terkini

2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap

2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap

Foto | Senin, 31 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×