Uniknya Melancong ke Negerinya Kim Jong Un

Esti Utami

Rabu, 14 Mei 2014 | 13:49 WIB
Uniknya Melancong ke Negerinya Kim Jong Un
Sebuah festival di Kota Pyongyang, Korea Utara (Foto: shutterstock)

Suara.com - Banyak orang sepakat Korea Utara aneh. Tapi, tetap saja banyak yang penasaran dan menjadikan negeri Kerajaan Pertapa ini sebagai tujuan wisata mereka. Jika Anda tertarik untuk berkunjung ke Korea Utara, ada Korea Utara Travel App yang akan memberi petunjuk untuk merencanakan perjalanan ke sana. Info yang diberikan mulai dari pengurusan visa, atraksi hingga informasi mengenai restoran dan bar.

Aplikasi ini diluncurkan sebuah situs yang berbasis di London, sehingga banyak orang yang curiga ini sebagai propaganda Pyongyang. Dan membaca detil syarat-syaratnya, mungkin bakal membuat kening Anda berkerut.

Coba simak yang satu ini, setiap pengunjung dari Amerika Serikat harus dikawal oleh sedikitnya dua pemandu wisata setiap saat. Jika si 'pengawal' berhalangan maka Anda tak bisa pergi kemana-mana.

Panduan ini juga menyarankan si pelancong membawa hadiah untuk si pemandu, dan disarankan minuman beralkohol. Sumber lain mengonfirmasi pernak-pernik itu akan  membuat penduduk setempat kurang "waspada" pada orang asing.

"Minuman Keras dan alkohol mungkin diterima baik oleh driver bus Anda. Cobalah menempel merek bergengsi yang harganya paling mahal di Korea Utara." demikian saran aplikasi itu.

Panduan lainnya, adalah jangan mengajukan pertanyaan aneh. Pasalnya, pertanyaan yang salah bisa menempatkan pemandu Anda dalam kesulitan besar.

"Perilaku pelancong akan ditafsirkan sebagai hasil kerja pemandu, dan hukuman yang ditimpakan dapat parah," papar aplikasi itu.

Tips lainnya adalah menyelamatkan kartu memori Anda. Karena semua orang tahu, di Korea Utara tabu untuk 'memotong' bagian tubuh pemimpin mereka saat mengabadikan patung-patung raksasa propaganda. Tapi apps ini memberi jalan lain, "Foto-foto Anda kadang-kadang akan diperiksa di perbatasan. Karena itu banyak pengunjung yang menyimpan kartu memori dan menyatukannya dalam sebuah mp3 player."

Informasi lainnya adalah hanya ada dua kafe di seluruh negeri, tetapi ada banyak pabrik, termasuk salah satu yang terkenal Hungnam Pabrik Pupuk dan Tae'an Heavy Machine L.

Jika jatuh sakit saat berkunjung ke Korea Utara, dianjurkan memilih rumah sakit untuk orang asing. "Rumah sakit untuk orang asing dilengkapi fasilitas yang lebih lengkap dengan kamar pribadi cukup mewah untuk pasien." Tapi apps itu juga mengingatkan kebanyakan rumah sakit Korea Utara kekurangan sumber daya.

Oh ya, masih ada lagi yaitu ada beberapa hotel di timur dan timur laut yang tidak menerima warga Amerika. Dan sudah menjadi rahasia umum, banyak kamar hotel di Korea Utara yang telah dipasangi penyadap. Tetapi apps itu menyebut mereka tidak pernah menyadap dengan tujuan memata-matai wisatawan umum. Jika benar, ini tentu satu fakta menghibur. (Huffington Post)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

8 Alasan Untuk Berkunjung ke Skotlandia Tahun Ini

8 Alasan Untuk Berkunjung ke Skotlandia Tahun Ini

Lifestyle | Rabu, 07 Mei 2014 | 18:20 WIB

Begini Cara Orang Korea Utara Memadu Cinta

Begini Cara Orang Korea Utara Memadu Cinta

Lifestyle | Rabu, 23 April 2014 | 21:13 WIB

Konser Kim Jong Un Tampilkan Foto Imut Sang Pemimpin

Konser Kim Jong Un Tampilkan Foto Imut Sang Pemimpin

Video | Rabu, 23 April 2014 | 13:21 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×