Array

JK Rowling Sumbang Kampanye Pro-Inggris

Esti Utami Suara.Com
Kamis, 12 Juni 2014 | 07:59 WIB
JK Rowling Sumbang  Kampanye Pro-Inggris
Penulis JK Rowling, (Reuters/ Suzanne Plunkett)

Suara.com - JK Rowling, penulis novel laris Harry Potter akan mendonasikan 1juta poundsterling (sekitar Rp 18 miliar) untuk kampanye "Better Together" yang menolak lepasnya Skotlandia dari Inggris Raya.  Seperti diketahui September nanti Skotlandia akan menggelar referandum untuk memutuskan apakah tetap berada di bawah bendera Inggris Raya atau menjaid satu negara yang independen.

Dalam kampanyenya "Better Together" menyebut jika Skotlandia memutuskan berpisah akan menjadi kesalahan sejarah.
Rowling mengatakan ia percaya Skotlandia adalah negeri yang unik.  Tetapi ia yakin kemerdekaan akan membawa risiko ekonomi yang serius, merusak pendanaan untuk penelitian medis kelas dunia dia telah didukung dengan sumbangan jutaan pound setelah kematian ibunya dari multiple sclerosis.

Keputusan Rowling ini diumumkan Selasa (10/6/2014),  menandi kampanye 100 hari untuk kelompok pro-Inggris. Dan ini adalah sumbangan terbesar yang pernah diterima kelompok pro-Inggris yang dijelanakan teman dekat Rowling, Alistair Darling.

Rowling menjelaskan keputusannya dalam sebuah esai 1.600-kata di website-nya, dengan alasan bahwa devolusi telah mengizinkan Skotlandia untuk berkembang dan dilindungi pelayanan publik.

Rowling mengaku bisa memahami keininan sebagian rakyat Skotlandia untuk 'merdeka' dengan harapan agar bisa lebih adil dan lebih setara, terdengar "sangat menarik". Tapi dia mengutip pertanyaan yang belum terjawab tentang mata uang dan anggota Uni Eropa, serta dampak ekonomi yang mungkin dirasakan Skotlandia.

"Jika kita berpisah, tidak akan ada istilah kembali Pemisahan ini tidak akan berlangsung cepat dan bersih. Ini akan menguraikan tiga abad saling ketergantungan dengan tetangga dekat, setelah itu kita akan harus berurusan dengan tiga tetangga yang pahit," ujarnya.

Rowling, yang pindah ke Edinburgh pada 1993, menambahkan siap menghadapi serangan dari kelompok nasionalis garis keras. "Dengan tetap tinggal, dan terlepas dari rasa syukur atas apa yang telah diberikan negara ini pada saya, kesetiaan saya sepenuhnya ke Skotlandia," tegasnya. (The Guardian)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI