Food Cycle Indonesia Ubah Surplus Pangan Jadi Bantuan untuk Warga Rentan

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34 WIB
Food Cycle Indonesia Ubah Surplus Pangan Jadi Bantuan untuk Warga Rentan
Food Cycle Indonesia membagikan makanan (Dokumentasi/Food Cycle Indonesia)

Suara.com - Di tengah surplus produksi pangan dan tingginya limbah makanan, masyarakat Indonesia masih menghadapi persoalan ketimpangan akses pangan dan kelaparan.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan prevalensi ketidakcukupan konsumsi pangan nasional pada 2025 mencapai 7,89 persen. Sejumlah wilayah seperti Maluku bahkan mencapai 30,54 persen, sementara 62 kabupaten/kota di Indonesia masih tergolong rentan rawan pangan.

Kondisi ini mendorong pasangan Herman Andrianto dan Astrid Paramita mendirikan Food Cycle Indonesia pada November 2017. Komunitas ini menjadi penghubung antara pihak yang memiliki makanan berlebih dengan masyarakat yang membutuhkan, sekaligus membantu mengurangi limbah pangan.

Mengurangi Limbah Pangan Lewat Gerakan Berbagi

Food Cycle Indonesia membagikan makanan (Dokumentasi/Food Cycle Indonesia)
Food Cycle Indonesia membagikan makanan (Dokumentasi/Food Cycle Indonesia)

Business Development dan Marketing Food Cycle Indonesia, Kukuh Napaki mengatakan bahwa surplus yang ada merupakan bentuk sedekah bagi orang yang membutuhkan.

“Jargon di Food Cycle bahwa makanan berlebih itu harusnya jadi sedekah bukan jadi limbah,” jelasnya.

Dampak paling signifikan terlihat pada anggaran bulanan panti asuhan atau komunitas binaan. Melalui distribusi rutin makanan layak konsumsi seperti roti, nasi goreng, hingga ayam goreng, lembaga mitra dapat mengalihkan anggaran yang sebelumnya digunakan untuk biaya makan ke kebutuhan operasional lainnya.

"Misalkan panti asuhan, sebelum ada donasi dari Food Cycle, mereka harus menghabiskan sekian juta budget untuk memberi makan penghuninya. Tapi karena ada donasi rutin, pengeluaran mereka jadi berkurang drastis dan itu tentu bisa dialokasikan untuk keperluan lain," ujar Kukuh.

Penyaluran Tepat Sasaran

Untuk menjaga akuntabilitas, FCI tidak membagikan makanan secara langsung di pinggir jalan, melainkan melalui koordinasi dengan lembaga atau komunitas lokal yang telah melalui proses asesmen dan penandatanganan MOU.

Hal ini memastikan bahwa distribusi tepat sasaran dan pengelolaan makanan di tangan penerima manfaat tetap higienis. Selain itu, FCI melakukan pengecekan kelayakan fasilitas mitra, seperti ketersediaan lemari pendingin, agar makanan yang diberikan tidak rusak.

Sejauh ini, Food Cycle Indonesia telah menyelamatkan sekitar 1.680 ton makanan yang setara dengan 4,2 juta emisi gas rumah kaca. Melalui visi sistem pangan sirkular, komunitas ini mengajak masyarakat dan industri untuk lebih bijak mengolah makanan dan memastikan agar tidak terbuang sia-sia. Target mereka sederhana namun mendalam, yakni memastikan setiap kelebihan pangan dapat memberikan nilai baru bagi mereka yang membutuhkan daripada hanya menumpuk di TPA, menghasilkan gas metana, dan merusak lingkungan.

"Semoga kita jadi lebih aware dengan masalah sosial di sekitar kita, teman-teman atau saudara-saudara kita yang lain, dan lebih bijak lagi mengolah makanannya. Tidak sekadar sembarang belanja, tapi juga setelah itu dipikirkan sisanya bagaimana. Langkah baiknya kalau kita bisa bagi-bagi, kita bisa memberikan manfaat ke lebih banyak orang di sekitar kita," harap Kukuh.

Penulis: Vicka Rumanti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menonton Sirkus Kemiskinan: Sisi Gelap Konten Sedekah di Media Sosial

Menonton Sirkus Kemiskinan: Sisi Gelap Konten Sedekah di Media Sosial

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:27 WIB

Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik

Jebakan Industri Gula Manis: Saat Bahagia Dijual dalam Gelas Plastik

Your Say | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:30 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:12 WIB

Terkini

Beda Pendidikan Ahmad Dhani dan Maia Estianty yang Sedang Jadi Omongan

Beda Pendidikan Ahmad Dhani dan Maia Estianty yang Sedang Jadi Omongan

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:32 WIB

5 Serum dengan Kandungan Anti Aging untuk Cegah Tanda Penuaan Wajah

5 Serum dengan Kandungan Anti Aging untuk Cegah Tanda Penuaan Wajah

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:30 WIB

Apakah Irwan Mussry Seorang Mualaf? Ini Agama Suami Maia Estianty

Apakah Irwan Mussry Seorang Mualaf? Ini Agama Suami Maia Estianty

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:10 WIB

Syarat Hewan Kurban yang Sah, Ini Ketentuan yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli

Syarat Hewan Kurban yang Sah, Ini Ketentuan yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:10 WIB

6 Sunscreen Moisturizer SPF 50  Sat Set untuk Busy Morning, Diperkaya Collagen dan Ceramide

6 Sunscreen Moisturizer SPF 50 Sat Set untuk Busy Morning, Diperkaya Collagen dan Ceramide

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:58 WIB

Kisah Petani di Klaten Menghidupkan Kembali Tanah demi Bertahan dari Krisis Iklim

Kisah Petani di Klaten Menghidupkan Kembali Tanah demi Bertahan dari Krisis Iklim

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:54 WIB

7 Lip Balm dengan SPF untuk Bibir Gelap dan Kering, Jadi Lembap Seharian

7 Lip Balm dengan SPF untuk Bibir Gelap dan Kering, Jadi Lembap Seharian

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:44 WIB

14 Mei Libur Apa? Ini Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bulan Mei 2026

14 Mei Libur Apa? Ini Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bulan Mei 2026

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:25 WIB

Sunscreen yang Bagus SPF Berapa? Ini Penjelasan Dokter dan 6 Rekomendasinya

Sunscreen yang Bagus SPF Berapa? Ini Penjelasan Dokter dan 6 Rekomendasinya

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:24 WIB

Menjaga Sungai dari Hulu ke Hilir: Cerita Pusur Institute Ajak Anak Muda Rawat DAS Pusur di Klaten

Menjaga Sungai dari Hulu ke Hilir: Cerita Pusur Institute Ajak Anak Muda Rawat DAS Pusur di Klaten

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:09 WIB