Puasa Tidak Mempengaruhi Gairah Seksual

Ririn Indriani Suara.Com
Rabu, 09 Juli 2014 | 20:50 WIB
Puasa Tidak Mempengaruhi Gairah Seksual
Ilustrasi pasangan (shutterstock)

Suara.com - Melaksanakan ibadah puasa Ramadan, tak sekadar menahan lapar dan dahaga dari terbit fajar hingga matahari terbenam, tetapi umat muslim pun diwajibkan untuk menahan hawa nafsu.

Hawa nafsu tersebut termasuk hubungan intim antara suami dan istri.

Saat menjalankan ibadah puasa, umumnya kita hanya berfokus pada ibadah, tidak heran jika banyak dari pasangan suami istri (pasutri) lebih mementingkan kebutuhan fitrah daripada kebutuhan biologis.

Namun menurut Dr Naek L. Tobing, SpKJ, Psikiater dan Sex Educator Counselor, hubungan seksual pasutri selama Ramadan justru akan semakin meningkatkan kualitas hubungan itu sendiri.

Hal ini dikarenakan, kata dia, umumnya selama Ramadan, pasutri memiliki waktu yang lebih berkualitas dari biasanya. Misalnya, mempunyai banyak waktu untuk santai, beribadah, menyiapkan berbuka dan lainnya secara bersama-sama.

"Ketika siang mereka melakukan segala aktivitas secara bersama, dan lebih erat hubungannya. Saat malam ketika melakukan hubungan seksual pun akan semakin mempererat," ujar Naek saat ditemui di tempat praktiknya, di Jakarta Selatan, belum lama ini.

Apalagi, tambah dia, pasutri di perkotaan melakukan hubungan seks umumnya pada malam hari seiring dengan aktivitas yang padat. Berbeda dengan kebanyakan pasutri yang tinggal di pedesaan yang masih sering melakukan hubungan seks saat sore hari.

Meski begitu, Naek menganjurkan, sebaiknya hubungan seks dilakukan malam hari setelah salat tarawih agar tak mengganggu aktivitas lainnya.

"Atau jika merasa lelah karena telah melakukan aktivitas seharian, setelah tarawih bisa tidur sebentar, lalu lakukan sebelum sahur," sarannya.

Puasa itu sendiri, lanjut Naek, tidak akan mempengaruhi gairah seksual seseorang. Justru, asupan makanan yang dikonsumsi saat buka puasa dapat meningkatkan gairah seksual.

"Ini justru menyiapkan tenaga dan energi, jadi ketika hubungan seksual menjadi lebih kuat. Karena saat puasa, terpaksa orang membatasi gerakan-gerakan yang kurang perlu di siang hari, maka saat malam hari, orang akan lebih menikmati hubungan seksualnya," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI