Ini Negara Paling Damai dan Paling Berbahaya

Tomi Tresnady

Minggu, 10 Agustus 2014 | 18:39 WIB
Ini Negara Paling Damai dan Paling Berbahaya
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Pada tahun 2014, Global Peace Index menunjukan bahwa tujuh tahun terakhir terdapat kemunduran pada level kedamaian pada hubungan manusia di bumi.

Laporan tahunan soal kedamaian ini dirilis oleh lembaga nonprofit Institute for Economics and Peace. Studi tersebut mempelajari 162 negara atau 99,6 persen dari populasi dunia berdasarkan indikator kompleks untuk mengukur absennya kekerasan dan ketidakstabilan politik. Itu termasuk pengeluaran militer, hubungan dengan negara tetangga dan persentase populasi yang di penjara.

Berdasarkan laporan tahun ini, terdapat adanya kenaikan kekerasan global yang disebabkan gejolak di Ukraina, perang sipil di Sudan krisis kemanusiaan di Suriah dan naiknya aktivitas terorisme di beberapa negara seperti Afganistan, Irak, Filipina dan Libia (Laporan terbit sebelum adanya serangan brutal di Gaza).

Naiknya kekerasan ini karena adanya konflik internal seperti dibandingkan perang antar negara. Di tahun 2013, harga yang harus dibayarkan karena konsekuensi kekerasan mencapai 9.8 triliun dolar Amerika atau 11,3 persen dari global Produk Domestik Bruto (PDB/GDP).

Meski terjadi pertumpahan darah dan keributan di Timur Tengah, Afrika dan Eropa Timur, ada kabar gembira untuk wilayah Eropa Barat dan regional Asia Pasifik karena masuk daftar negara paling damai.

Berikut negara paling damai:

1. Islandia
2. Denmark
3. Austria
4. New Zealand
5. Swiss
6. Finlandia
7. Kanada
8. Jepang
9. Belgia
10. Norwegia

Negara paling berbahaya:

1. Suriah
2. Afganistan
3. Sudan Selatan
4. Irak
5. Somalia
6. Sudan
7. Republik Afrika Tengah
8. Republik Kongo
9. Pakistan
10. Korea Utara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah 10 Negara Terbaik untuk Ditinggali, Indonesia Nomor Berapa?

Inilah 10 Negara Terbaik untuk Ditinggali, Indonesia Nomor Berapa?

Your Say | Rabu, 28 Desember 2022 | 15:09 WIB

Waspada, Ini 5 Faktor yang Menyebabkan Sebuah Negara Bisa Bangkrut!

Waspada, Ini 5 Faktor yang Menyebabkan Sebuah Negara Bisa Bangkrut!

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2022 | 16:46 WIB

Selain Sri Lanka, 7 Negara Ini Juga Terancam Bangkrut Akibat Inflasi 'Gila-gilaan'

Selain Sri Lanka, 7 Negara Ini Juga Terancam Bangkrut Akibat Inflasi 'Gila-gilaan'

News | Selasa, 12 Juli 2022 | 17:39 WIB

Terkini

Jawa Barat Sumbang 12 Persen untuk Penjualan Yamaha Nasional, NMax dan Aerox Jadi Andalan

Jawa Barat Sumbang 12 Persen untuk Penjualan Yamaha Nasional, NMax dan Aerox Jadi Andalan

Otomotif | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:29 WIB

Flek Hitam di Wajah Karena Apa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Flek Hitam di Wajah Karena Apa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:25 WIB

Eksklusivitas Komunitas Lari WNA di Bali: Menggugat Kedaulatan Ruang Publik Kita

Eksklusivitas Komunitas Lari WNA di Bali: Menggugat Kedaulatan Ruang Publik Kita

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:23 WIB

Polemik Londo Ireng: Ketika Kritik Media Dibalas Stigma dari Penguasa

Polemik Londo Ireng: Ketika Kritik Media Dibalas Stigma dari Penguasa

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:20 WIB

Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur

Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:05 WIB

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00 WIB

Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer

Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:50 WIB

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:45 WIB

Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel

Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:36 WIB

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:30 WIB

×