Mendadak Dipecat? Mungkin Ini Saatnya Berubah

Esti Utami Suara.Com
Jum'at, 28 November 2014 | 15:27 WIB
Mendadak Dipecat? Mungkin Ini Saatnya Berubah
Ilustrasi (shutterstock)

Kehilangan pekerjaan, bisa jadi terasa seperti kiamat kecil. Lebih dari putus hubungan, apalagi jika hal itu terjadi mendadak sementara kita sama sekali tidak menyiapkan diri.  Dan bagi laki-laki yang menjadi kepala keluarga, kondisi ini tentu dirasakan lebih berat lagi. Tetapi, seperti kata orang setiap masalah ada jalan keluarnya tersendiri. Dan berikut sejumlah langkah yang bisa dilakukan jika Anda kebetulan menghadapi situasi ini.
 
Sediakan waktu agar otak lebih dingin untuk memroses kejadian ini.
Lebih baik untuk tidak mempermasalahkan apa penyebab Anda dipecat. Yang penting adalah
menghadiahi diri Anda dengan 'me time' untuk membiarkan segalanya mengendap di kepala Anda. Ini penting, karena jika Anda langsung tabrak-tubruk mencari pekerjaan, bisa-bisa Anda akan berjalan seperti ayam tanpa kepala, putus asa dan tanpa arah. Jangan lakukan itu.

Waktunya bangkit.
Setelah Anda mengambil waktu untuk melepaskan diri dari situasi dan 'mengisi ulang' otak Anda, kini waktunya bangkit dengan disiplin. Atur alarm Anda dan bangun di pagi hari, seolah-olah Anda akan bekerja. Segarkan badan, buat sarapan yang sehat dan memulai hari Anda dengan kegiatan yang positif dan aktif. Ini akan menghindarkan Anda dari jebakan depresi, yang bertentangan dengan semua yang Anda capai. Bila Anda tidak menemukan sesuatu untuk dilakukan sepanjang hari, tak sulit untuk menemukan diri begadang, berpesta terlalu banyak dan kemudian tidur setengah hari pergi. Kesadaran bahwa Anda telah menyia-nyiakan waktu bisa menambah depresi. Dan siklus itu bisa berulang.

Menilai situasi.
Setelah berhasil bangkit, sekarang waktunya Anda melangkah mundur dan menilai situasi Anda secara keseluruhan. Pikirkan apa yang telah terjadi dan temukan pelajaran dari kondisi ini untuk menentukan langkah yang akan diambil ke depan. Apa yang Anda cari untuk pekerjaan Anda berikutnya? Jika Anda tidak bahagia di bidang Anda / industri / posisi, sekarang adalah waktu yang tepat untuk membuat perubahan. Jika memang kondisi keuangan memungkinkan Anda tidak perlu mengambil kesempatan kerja pertama yang memang tidak sesuai dengan passion Anda.

Menghitung kondisi keuangan.
Langkah ini tak kalah pentingnya, untuk mengetahui berapa lama Anda bisa bertahan tanpa memiliki sumber penghasilan. Sebuah artikel menganjurkan para profesional untuk memiliki tabungan senilai tiga sampai enam bulan biaya hidup, untuk mengatasi kondisi darurat seperti ini. Jika memang Anda tidak memiliki banyak tabungan, jangan malu untuk menerima pesangon dari perusahaan tempat Anda bekerja. (askmen.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI