10 Hal yang Harus Dipersiapkan Pendaki Pemula

Esti Utami, Dinda Rachmawati

Selasa, 13 Januari 2015 | 14:29 WIB
10 Hal yang Harus Dipersiapkan Pendaki Pemula
Ilustrasi mendaki gunung. (suara.com/Dimas Sagita)

Mendaki gunung adalah salah satu aktivitas yang makin digemari banyak kalangan. Merasakan keindahan alam sekaligus melepas diri dari tekanan kerja menjadi salah satu alasan mengapa gunung dipilih untuk mengisi liburan.

Dan jika kamu ingin mencoba untuk naik gunung, Radinal Muchtar, salah seorang pemandu pendakian mengingatkan kegiatan ini butuh persiapan yang matang, khususnya bagi pemula. Mengabaikan persiapan, bisa berakibat fatal.  Untuk itu, ia pun memberikan beberapa tips yang apa yang harus disiapkan dan peralatan harus dibawa ketika mendaki gunung, selain tentunya persiapan fisik dan mental.

1. Mengetahui informasi gunung yang akan didaki
Sebelum memutuskan pendakian, disarankan untuk lebih dulu mengenal trek pendakian di internet. Baca beberapa referensi dari internet tentang lokasi yang akan dituju. Ini diperlukan, agar dapat membayangkan, lokasi dan trek seperti apa yang akan dilewati. Sehingga bisa mempersiapkan diri.

2. Harus ada yang berpengalaman

Jangan pernah memutuskan mendaki, bila dalam rombongan tidak ada yang berpengalaman melakukan pendakian. Hal ini sangat berbahaya jika dilakukan. Karena biasanya, pemula minim kemampuan navigasi. Selain itu jangan lupa membawa alat navigasi berupa peta lokasi pendakian, peta, altimeter (Alat pengukur ketinggian suatu tempat dari permukaan laut) atau kompas.

3. Bawalah barang dan peralatan yang penting-penting saja, sesuai kebutuhan

Khusus pendaki pemula, Radinal menyarankan untuk tidak membawa beban lebih dari 10kilogram. Hal ini dikarenakan, daya tahan tubuh seseorang terhadap tanjakan berbeda-beda. Jadi harus disesuaikan dengan kemampuan.

4. Ransel (carrier)
Ransel atau carrier adalah perlengkapan utama dalam melakukan pendakian. Carrier berguna untuk mengangkut seluruh perbekalan dan peralatan selama pendakian. Radinal menyarankan, sebelum dimasukkan ke dalam carrier barang-barang bawaan  dibungkus dahulu dengan kantong plastik dan dilapisi dengan gulungan matras. Ini untuk mencegah barang menjadi basah (berfungsi sebagai lapisan anti air) atau tercampur dengan peralatan atau pakaian kotor dan basah yang telah dipergunakan.

5. Perlengkapan pribadi
Perlengkapan pribadi, Seperti jaket tebal anti air, beberapa pakaian, sarung tangan tebal, kaos kaki minimal dua pasang, celana kargo (bukan jeans), sepatu hiking, jas hujan, senter dan baterai, tak kalah penting dan harus dimiliki oleh setiap pendaki. Pastikan membawa kantung plastik. Dalam perjalanan, kantung ini berfungsi untuk menyimpan sampah, pakaian basah, serta memisahkan baju bersih dengan yang kotor.

6. Perlengkapan tidur
Perlengkapan tidur saat melakukan pendakian biasanya adalah tenda, matras dan sleeping bag atau kantung tidur. Meski sudah dilapisi tenda dan memakai kantung tidur, hawa dingin gunung yang menusuk masih akan terasa dari tanah yang dipijak. Hal ini tentu dapat mengganggu waktu beristirahat. Untuk menyiasatinya, adalah dengan membawa matras sebagai alas untuk tidur.

7. Perlengkapan memasak
Meski bisa menggunakan kayu bakar untuk memasak, namun saat ini telah tersedia kompor gas portable dengan ukuran kecil yang sangat praktis untuk memasak. Panci-panci mini, wadah untuk makan, sendok, garpu dan pisau kecil adalah hal yang juga perlu dibawa ketika mendaki gunung. Jangan lupa menyiapkan cadangan gas isi ulang yang cukup untuk kompor gas portable. Perlengkapan ini bisa dibawa oleh satu orang dalam satu kelompok 3-5 orang.

8. Logistik
Bawalah makanan yang ringan, ringkas namun cukup mengandung kalori. Juga bahan makanan yang cepat dimasak. Hitunglah lama perjalanan untuk menyesuaikan kebutuhan logistik. Untuk minuman, usahakan wadah air selalu terisi sepanjang perjalanan. Siapkan makanan dan air ekstra, untuk mengantisipasi cuaca buruk yang menyebabkan waktu pendakian molor. Radinal juga menyarankan untuk menyiapkan cokelat, karena cokelat dipercaya sebagai makanan yang dapat menjaga dan menambah energi ketika tubuh mengalami kelelahan.

9. Obat-obatan
Jangan lupa untuk membawa obat-obatan seperti obat sakit kepala, obat anti mabuk, minyak angin, obat merah, perban, dan obat-obat khusus bagi penderita penyakit tertentu. Jangan sampai penyakit kambuh dan lupa membawa obat-obatan tersebut karena hanya akan membahayakan diri sendiri.

10. Kenali kemampuan fisik
Memahami kondisi tubuh adalah hal yang harus dilakukan oleh setiap pendaki, karena hanya diri sendirilah yang mengerti, sejauh mana kemampuan dalam melakukan sesuatu. Jangan memaksakan diri, termasuk ketika sudah tidak kuat lagi melakukan pendakian. Mendaki gunung membutuhkan tenaga yang besar dan keyakinan yang kuat. Jadi, ukurlah kemampuan diri. Bila tidak sanggup meneruskan perjalanan, jangan malu dan ragu untuk kembali pulang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nekat Mendaki Tanpa Persiapan Fisik dan Mental? Ini Akibat Fatal Bagi Pendaki

Nekat Mendaki Tanpa Persiapan Fisik dan Mental? Ini Akibat Fatal Bagi Pendaki

Health | Selasa, 01 September 2026 | 20:35 WIB

Bukan Cuma Jalan-Jalan, Komunitas Ini Bikin 'Night Walk' Seru Bareng Anabul Demi Lepas Penat

Bukan Cuma Jalan-Jalan, Komunitas Ini Bikin 'Night Walk' Seru Bareng Anabul Demi Lepas Penat

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi

Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:02 WIB

Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Keluar Banyak Biaya

Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Keluar Banyak Biaya

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB

5 Rekomendasi Smartwatch dengan Fitur SOS Darurat dan GPS Terbaik untuk Pendaki Gunung

5 Rekomendasi Smartwatch dengan Fitur SOS Darurat dan GPS Terbaik untuk Pendaki Gunung

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:40 WIB

Menembus Waktu di Grand Bazaar, Ikon Perdagangan Abadi Kota Istanbul

Menembus Waktu di Grand Bazaar, Ikon Perdagangan Abadi Kota Istanbul

Foto | Senin, 20 April 2026 | 15:18 WIB

Jelajah Bosphorus Istanbul, Menyusuri Denyut Kota Dua Benua

Jelajah Bosphorus Istanbul, Menyusuri Denyut Kota Dua Benua

Foto | Senin, 20 April 2026 | 14:25 WIB

Bebek Street Tampilkan Sisi Modern Istanbul di Tepi Laut

Bebek Street Tampilkan Sisi Modern Istanbul di Tepi Laut

Foto | Sabtu, 18 April 2026 | 12:50 WIB

Kamondo Stairs, Ikon Urban Karakoy dalam Rangkaian Jelajah Serial Mini

Kamondo Stairs, Ikon Urban Karakoy dalam Rangkaian Jelajah Serial Mini

Foto | Jum'at, 17 April 2026 | 19:27 WIB

Karakoy Street Turki, dari Pelabuhan Lama ke Pusat Kreatif Kota

Karakoy Street Turki, dari Pelabuhan Lama ke Pusat Kreatif Kota

Foto | Jum'at, 17 April 2026 | 09:00 WIB

Terkini

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Banten | Rabu, 02 September 2026 | 23:50 WIB

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 23:42 WIB

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:36 WIB

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 23:13 WIB

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 21:17 WIB

Penyidikan KPK di Pemkab Bogor: PCNU Imbau Ulama Tetap Adem dan Tak Terprovokasi

Penyidikan KPK di Pemkab Bogor: PCNU Imbau Ulama Tetap Adem dan Tak Terprovokasi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 21:06 WIB

×