Ini Teknik Pewarnaan Rambut yang Bakal Trend pada 2015

Esti Utami, Dinda Rachmawati

Rabu, 04 Februari 2015 | 13:25 WIB
Ini Teknik Pewarnaan Rambut yang Bakal Trend pada 2015
Teknik mewarnai rambut dengan Pixelated (dailymail.co.uk/Revlon)

Suara.com - Pada 2014, banyak orang memilih gaya rambut ombre untuk rambutnya. Sehingga gaya rambut gradasi warna dari terang ke gelap yang diaplikasikan dalam pewarnaan rambut ini menjadi salah satu tren.

Namun sepertinya gaya ini mulai akan ditinggalkan pada tahun 2015 ini. Setelah ombre, tren pewarnaan rambut terbaru lainnya adalah pixelated. Seperti namanya, tren ini memiliki grafis dengan gradasi warna. Kotak-kotak layaknya tetris.

Tren ini dirintis oleh para penata rambut asal Spanyol, Jose Luis Almendral, Marco Antonio Restrepo dan Jorge Cancer of Madrid's X-presion Creativos. Mereka mengawalinya lewat media sosial.

Trio yang dijuluki 'xpresionpixel' ini telah mengunggah beberapa foto warna rambutnya di instagram. Dan para pelaku di dunia kecantikan seolah mengamini gebrakan yang dilakukan tiga penata rambut ternama ini. Terbukti dengan banyaknya orang yang 'me-like' setiap foto yang diunggah tiga sekawan ini.

Teknik pewarnaan ini lebih halus dibanding dengan teknik lain. Caranya, hanya memblok persegi yang berisi berbagai warna, dan ditempelkan ke rambut sebelum dicampur satu sama lain untuk menciptakan efek grafis.

Warna-warna yang digunakan pun beragam. Bisa memilih warna yang sama dengan rambut Anda. Atau bila memang lebih berani, warna-warna neon bisa menjadi pilihan.

Tren Pixelated ini digemari oleh penggila mode di beberapa negara. Seperti Spanyol, London Inggris, dan New York Amerika Serikat.

Rebecca Counsel, Art Director dari Hare&bone mengatakan bahwa pixelated sudah menjadi tren yang berkembang di industri rambut selama beberapa bulan belakangan.

"Tren warna ini hampir menjadi evolusi dari ombre dan warna-warna pastel yang sudah ada. Kita semua jauh lebih berani ketika berkreasi dengan warna-warna terang," katanya.

Ia menambahkan, tampilan pixelated ini menginspirasi pola kaleidoskop di catwalk untuk Spring Summer 2015 (SS15). Struktur penempatan warnanya pun seperti kembali ke era70-an.

Bila Anda ingin mencobanya, sebaiknya lakukan di salon dengan penata rambut profesional. Ini agar penempatan blok-blok warnanya sesuai.

Amy Ikan, Colourist di George Northwood mengatakan bahwa untuk anak muda, warna-warna biru atau merah muda sangat cocok.

"Ini cocok untuk anak muda yang ingin mencoba sesuatu. Dan sepertinya akan terlihat sangat baik bila diaplikasikan pada jenis rambut lurus," katanya. (dailymail.co.uk)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×