Inilah Parigi Moutong, Surganya Bagi Para Penyelam

Esti Utami, Dinda Rachmawati

Kamis, 26 Februari 2015 | 15:31 WIB
Inilah Parigi Moutong, Surganya Bagi Para Penyelam
Ilustrasi menyelam (shutterstock)

Keindahan bawah laut bumi Nusantara sudah lama menjadi surganya para penyelam. Gugusan pulau yang tersebar dari Sabang hingga Merauke, membuat para penyelam dari seluruh dunia berdatangan ke Indonesia.

Dan, jika Anda suka menyelam atau berminat menekuni olahraga satu ini, belum lengkap rasanya jika tak mencoba menyelami kehidupan bawah laut perairan Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Kabupaten yang memiliki garis pantai sepanjang 472 kilometer ini adalah bagian dari segitiga terumbu karang dunia (World Coral Triangle) dan termasuk bagian wilayah dari Teluk Tomini, yang merupakan teluk terbesar kedua di Indonesia.

Dengan garis pantai yang cukup panjang, tak heran bila salah satu kabupaten di Sulawesi Tengah ini memiliki banyak titik selam dengan keunikan pemandangan bawah lautnya masing-masing.

"Karena berada di sebuah teluk, maka perairan di sini sangat tenang, ini kondisi ideal bagi para penyelam pemula," ujar Ilham dari Equator Dive Resort atau Dive Center di Parigi Moutong, dalam acara peluncuran buku 'Parigi Moutong Surga Bawah Laut di Zona Khatulistiwa', Rabu (25/2/2015) di Jakarta.

Ilham menambahkan jarak pandang di bawah air juga sangat bagus, bahkan bisa mencapai 40 meter. Selain itu, penyelam pun bisa melakukan shore dive maupun boat dive atau menyelam dengan menggunakan perahu.
 
Titik selam, lanjut dia, saat ini masih terkonsentrasi di area Marantale dan Ampibabo. Untuk area Marantale jumlah titik selam yang tercatat mencapai 20 titik, diantaranya Teluk Nalera, Malmel, Tanjung Uevolo, Ujuna, Mangrove Avolua hingga Pasi Laiga. Sementara belum ada catatan pasti tentang titik selam di Ampibabo. Diperkirakan jumlahnya mencapai 50 titik.

Menyelam di Parigi Moutong, Anda akan disuguhi pemandangan bawah laut yang didominasi oleh aneka ragam koral-koral raksasa, seperti branching table coral, fire coral, velvet coral hingga lettuce coral.

Penyelam pun dapat melihat terumbu karang yang beraneka warna dan formasi spons raksasa berukuran hingga dua meter serta underwater boulder yang terdiri dari koloni hard coral layaknya gugusan taman-taman di pulau dengan hamparan pasir putih yang luas.

Kumpulan koloni tersebut dapat berkembang begitu besar karena perairan Teluk Tomini belum banyak tercemar dan menjadi sumber penghidupan bagi banyak organisme lain. Tube coral, Salvador Dali hingga Gorgonia Fan raksasa tersebar di sini.

Tak hanya itu, Parigi moutong juga kaya akan keanekaragaman hayati, seperti kepiting, udang, moluska, anthias, hawk fish, clown fish hingga dottyback. Jika beruntung, para penyelam di Teluk Tomini juga bisa mendapatkan bonus 'bermain-main' dengan ikan hiu paus dan ikan hiu bintang.

"Semua itu bisa kita saksikan dari pinggir laut, hanya sekitar 10 meter dari pantai. Tidak perlu jauh-jauh ke ujung timur Indonesia dan mengeluarkan biaya puluhan juta untuk melihat hiu-hiu tersebut. Hanya datang ke sini," kata Bupati Parigi Moutong, H. Samsurizal Tombolotutu berpromosi.  

Soal keamanan? Ilham mengatakan pusat penyelaman di Parigi Moutong telah memiliki sarana pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) dan tabung oksigen yang tersedia di kapal maupun resor. Meski diakuinya belum tersedia fasilitas decompression chamber maupun terapi hiperbarik oksigen. Fasilitas hiperbarik oksigen terdekat ada di Rumah Sakit Gunung Wenang di Kota Manado, Sulawesi Utara dan RSU Makassar di Sulawesi Selatan.

Untuk itu ia meminta para pengunjung untuk memastikan tidak akan menyelam melewati batas. Penyelaman, ujarnya, harus terencana dengan baik, untuk menghindari risiko mengalami decompression sickness (DCS). Walaupun sampai saat ini, belum ada catatan mengenai penyelam yang mengalami DCS.

"Titik selam di Parigi Moutong dapat diselami sepanjang tahun. Namun waktu terbaik untuk menyelam pada bulan April hingga September," ujar Ilham.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bukan Cuma Jalan-Jalan, Komunitas Ini Bikin 'Night Walk' Seru Bareng Anabul Demi Lepas Penat

Bukan Cuma Jalan-Jalan, Komunitas Ini Bikin 'Night Walk' Seru Bareng Anabul Demi Lepas Penat

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi

Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:02 WIB

Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Keluar Banyak Biaya

Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Keluar Banyak Biaya

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB

Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,7, Empat Desa Laporkan Kerusakan Bangunan

Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,7, Empat Desa Laporkan Kerusakan Bangunan

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:11 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:57 WIB

Menembus Waktu di Grand Bazaar, Ikon Perdagangan Abadi Kota Istanbul

Menembus Waktu di Grand Bazaar, Ikon Perdagangan Abadi Kota Istanbul

Foto | Senin, 20 April 2026 | 15:18 WIB

Jelajah Bosphorus Istanbul, Menyusuri Denyut Kota Dua Benua

Jelajah Bosphorus Istanbul, Menyusuri Denyut Kota Dua Benua

Foto | Senin, 20 April 2026 | 14:25 WIB

Bebek Street Tampilkan Sisi Modern Istanbul di Tepi Laut

Bebek Street Tampilkan Sisi Modern Istanbul di Tepi Laut

Foto | Sabtu, 18 April 2026 | 12:50 WIB

Terkini

Ulasan Lalu, Baton Diserahkan: Ketika Keluarga Dibentuk oleh Kasih Sayang

Ulasan Lalu, Baton Diserahkan: Ketika Keluarga Dibentuk oleh Kasih Sayang

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 09:19 WIB

7 Serial Netflix Terbaru September 2026 yang Pas Buat Nonton Maraton Akhir Pekan

7 Serial Netflix Terbaru September 2026 yang Pas Buat Nonton Maraton Akhir Pekan

Entertainment | Sabtu, 12 September 2026 | 09:15 WIB

Manga Aoharu Once More Dapat Adaptasi Light Anime, Proyek Ketiga BALLOON

Manga Aoharu Once More Dapat Adaptasi Light Anime, Proyek Ketiga BALLOON

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 09:13 WIB

Cara Memilih Model Alas Kaki Lari dengan Bantalan Responsif, Jangan Cuma Cari yang Empuk

Cara Memilih Model Alas Kaki Lari dengan Bantalan Responsif, Jangan Cuma Cari yang Empuk

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 09:05 WIB

50 Ribu Warga Tasikmalaya Terdampak Kekeringan

50 Ribu Warga Tasikmalaya Terdampak Kekeringan

Foto | Sabtu, 12 September 2026 | 09:00 WIB

7 Kandungan Skincare untuk Menghilangkan Bekas Jerawat PIH

7 Kandungan Skincare untuk Menghilangkan Bekas Jerawat PIH

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 08:59 WIB

Kembangkan Kasus Bekasi, KPK Geledah Rumah Mewah Anggota Polisi Yayat Sudrajat

Kembangkan Kasus Bekasi, KPK Geledah Rumah Mewah Anggota Polisi Yayat Sudrajat

News | Sabtu, 12 September 2026 | 08:52 WIB

Indonesia Sports Awards 2026: Kemenpora Anugrahi Djarum Foundation Sports Industry of The Year 2026

Indonesia Sports Awards 2026: Kemenpora Anugrahi Djarum Foundation Sports Industry of The Year 2026

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 08:45 WIB

Keistimewaan Weton Sabtu Pahing, Neptu Tertinggi 18 Menurut Primbon Jawa

Keistimewaan Weton Sabtu Pahing, Neptu Tertinggi 18 Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 08:25 WIB

Negara Ring of Fire, Mengapa Anggaran Bencana Masih Seperti Lelucon?

Negara Ring of Fire, Mengapa Anggaran Bencana Masih Seperti Lelucon?

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 08:24 WIB

×