Sejak Rusak Terkena Banjir, Objek Wisata Gua Putri Belum Dibenahi

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Senin, 27 April 2015 | 02:29 WIB
Sejak Rusak Terkena Banjir, Objek Wisata Gua Putri Belum Dibenahi
Ilustrasi objek wisata gua. [Shutterstock]

Suara.com - Objek wisata Gua Putri di Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan hingga saat ini belum dibenahi oleh Dinas Pariwisata setempat, setelah dilanda bencana banjir bandang di wilayah itu beberapa waktu lalu.

Pantauan di lapangan, Minggu, kondisi gua putri di Desa Padang Bindu, Kecamatan Sebidang Aji tak seindah dulu lagi, karena mengalami kerusakan akibat banjir bandang yang menerjang objek wisata kebanggaan warga Ogan Komering Ulu (OKU) dan hingga saat ini belum mendapat perbaikan dari instansi terkait.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Musium Sipahit Lidah dan Gua Putri, Riswan Dinata di Baturaja, mengatakan, kerusakan terparah di lokasi terjadinya bencana yakni pada pagar trek gua yang jebol hingga lampu penerangan warna warni kondisinya 70 pesen rusak parah.

Sementara, akibat kerusakan itu berdampak pada jumlah pengunjung menurun drastis.

"Kita tidak tahu apa penyebabnya, mungkin karena trek jalan gua yang sekarang ini menurut saya tidak aman untuk dilintasi pengunjung," kata Riswan.

Selain itu, kondisi di dalam gua juga saat ini bisa dikatakan gelap hanya 30 persen lampu penerangan warna warni masih bisa menyala, karena hanya lampu putih masih berfungsi.

"Jadi kondisinya bisa dikatakan tidak seindah dulu lagi. Kami berharap agar pemerintah memperhatikan hal ini, sehingga objek wisata alam bisa kembali indah seperti dulu lagi," katanya.

Riswan menambahkan, dalam waktu dekat sebelum ada perbaikan permanen, mereka akan mengganti pagar besi yang roboh akibat diterjang bajir dengan menggunakan bambu.

Hal tersebut kata dia, guna pengamanan pengunjung melintasi dalam gua dengan harapan agar wisatawan kembali ramai berkunjung.

Sementara, selain perbaikan kawasan gua putri juga pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayanaan Republik Indonesia melalui Direktur Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman berencana akan membangun Museum Modern di Situs Padang Bindu Kecamatan Semidang Aji.

Museum yang akan dibangun ini berbeda dari museum sebelumnya karena akan dibangun lebih nyaman dengan dilengkapi fasilitas storic, laboratorium, display public, audio visual, wisma peneliti, kios souvenir, kantor pengelola, kantin, gudang, kamar dengan bad, kamar mandi di dalam, TV dan AC.

"Semua terintegrasi dengan museum yang sudah ada di satu kawasan," katanya.

Dia menjelaskan, rencana pembangunan tahap awal yang akan menggunakan lahan seluas satu hektare itu menelan biaya sekitar Rp10 miliar dari APBN.

Pembangunan dijadwalkan akan dilelang pada April 2015, merupakan realisasi usulan pada tahun 2013, katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lukisan Prasejarah Ditemukan di Gua Papua

Lukisan Prasejarah Ditemukan di Gua Papua

Tekno | Senin, 23 Juni 2014 | 01:50 WIB

Lelaki Jerman Terjebak dalam Gua Sedalam 1.148 Meter

Lelaki Jerman Terjebak dalam Gua Sedalam 1.148 Meter

News | Jum'at, 20 Juni 2014 | 02:34 WIB

Terkini

Puasa Syawal Mulai Kapan? Ini Hukum Menggabungkannya dengan Qadha Ramadan

Puasa Syawal Mulai Kapan? Ini Hukum Menggabungkannya dengan Qadha Ramadan

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:38 WIB

Kapan Masuk Sekolah Setelah Lebaran 2026? Cek Jadwalnya

Kapan Masuk Sekolah Setelah Lebaran 2026? Cek Jadwalnya

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:15 WIB

Pariwisata Hiburan Naik Kelas, Pengalaman Event Kini Serba Terintegrasi

Pariwisata Hiburan Naik Kelas, Pengalaman Event Kini Serba Terintegrasi

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 07:52 WIB

Lebaran Ketupat 2026 Tanggal Berapa? Tradisi yang Dilakukan Setelah Hari Raya Idulfitri

Lebaran Ketupat 2026 Tanggal Berapa? Tradisi yang Dilakukan Setelah Hari Raya Idulfitri

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:50 WIB

6 Sepatu Putih Senyaman New Balance 530 Versi Murah, Nyaman Buat Harian

6 Sepatu Putih Senyaman New Balance 530 Versi Murah, Nyaman Buat Harian

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:45 WIB

Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna

Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:05 WIB

Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?

Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:00 WIB

Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?

Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:15 WIB

10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!

10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:05 WIB

5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu

5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:00 WIB