Di Sini, Para Doktor Berkumpul Mendongeng untuk Bangsa

Esti Utami, Firsta Nodia

Sabtu, 13 Juni 2015 | 13:49 WIB
Di Sini, Para Doktor Berkumpul Mendongeng untuk Bangsa
Kelompok Pecinta Bacaan Anak (KPBA). (suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Sore itu matahari hampir mencapai ufuknya. Tapi di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta Pusat, puluhan anak tampak antusias memadati Galeri Indonesia Kaya, wadah bagi para pecinta budaya.

Anak-anak yang masih belia ini bukan mau menonton konser sang idolanya, mereka justru berkumpul untuk menyaksikan pertunjukan dongeng Nusantara yang dibawakan oleh Kelompok Pecinta Bacaan Anak (KPBA). Sore itu KPBA menampilkan kisah cerdiknya si Kancil.

Ya, di tengah gerusan budaya asing dan perkembangan teknologi yang begitu pesat, ada sekelompok orang yang terus berjuang untuk memajukan minat baca anak-anak Indonesia. Setiap minggu Kelompok Pecinta Bacaan Anak Indonesia ini rutin menyambangi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk menghibur anak-anak penderita penyakit berat dengan dongeng yang mereka bawakan.

"Sejak tahun 1993 kami rutin mendongeng di RSCM. Hal ini kami lakukan agar anak-anak yang sedang dirawat tidak merasa bosan," ungkap Murti Bunanta, sang pendiri KPBA.

Sejak 5 Agustus 1985, Murti, seorang doktor pertama dari Universitas Indonesia yang meneliti tentang sastra anak sebagai topik desertasi, mendirikan komunitas ini. Bisa dibilang, komunitas ini lahir dari keprihatinan Murti terhadap minimnya bacaan untuk anak-anak Indonesia.

"Indonesia tercatat sebagai negara dengan minat baca terendah dibanding negara tetangga lainnya, bagaimana bangsa bisa maju kalau minat untuk membaca saja sangat minim," ungkap Murti.

Lewat tulisannya yang dimuat di media cetak nasional, Murti menggugah minat pembaca yang menaruh perhatian pada anak untuk bertemu dan memantapkan gagasan sembari mengadakan kegiatan mendongeng untuk anak-anak. Hingga, akhirnya Kelompok Bacaan Anak (KPBA) terbentuk.

Murti menyebut bahwa melalui dongeng maupun bacaan, anak-anak Indonesia bisa mengembangkan imajinasi mereka. Agar lebih menarik, Ia dan anggota KPBA, mengemas bacaan anak menjadi sebuah kabaret yang menarik.

Seperti kisah si cerdik Kancil yang dibawakan KPBA dalam sebuah pementasan di Galeri Indonesia Kaya, beberapa waktu lalu. Lengkap dengan properti dan kostum yang menarik, KPBA sukses menyihir anak-anak untuk mengimajinasikan tokoh kancil dalam pikiran mereka.

Drs. Suryadi alias Pak Raden adalah salah satu anggota KPBA. (suara.com/Firsta Nodia)

"Lucu harimaunya aum-aum. Harus jadi kancil yang pintar tapi tetap baik hati sama teman-temannya," ungkap Aisyah (8), penonton cilik pada pementasan tersebut.

Pemeran dalam kabaret mini yang dibawakan KPBA pun bukan sembarang orang. Menurut Murti, sukarelawan dari KPBA terdiri dari peneliti, dosen, doktor, mahasiswa, karyawan, ilustrator, pendongeng, guru, hingga wartawan. Mereka memiliki kesamaan visi untuk meningkatkan minat baca anak dan mutu bacaan di Indonesia.

"Bahkan pemeran si kancil itu (Sarah), baru saja mendapat beasiswa untuk melanjutkan S2 di luar negeri," ungkap Murti bangga.

Layaknya sebuah drama musikal, anak-anak pun diajak untuk bernyanyi bersama-sama di beberapa scene. Ini yang membuat dongeng yang dibawakan KPBA terasa lebih hidup dan dapat menghibur anak-anak.

Pesan moral tak lupa disuguhkan dalam setiap pertunjukkan sehingga anak dapat mempelajari sesuatu yang baik dan mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Setiap pertunjukan, kata Murti, KPBA pun selalu membawakan cerita dari buku yang dibuatnya.

Ya, Murti memang seorang penulis buku anak. Karya Mutri telah melanglangbuana di seantero dunia. Berbagai penghargaan Internasional telah diterima Mutri untuk beberapa karyanya. Meski mengemasnya menjadi pertunjukan yang menarik, Ia tetap mengingatkan pentingnya membaca buku pada anak-anak.

"Bacaannya boleh kita kemas dengan cara apapun yang menarik, tapi bukunya sendiri jangan lupa ditunjukkan kepada anak-anak. Kita bisa perlihatkan bagaimana gambar-gambar yang ada di buku sehingga bisa menarik anak-anak untuk membaca," imbuhnya.

Selain rutin menyambangi RSCM setiap minggunya, KPBA juga memiliki serangkaian kegiatan seperti mengadakan Festival Mendongeng setiap tahun, hingga menghibur korban bencana seperti banjir dengan mendongeng sebagai bentuk terapi untuk menghilangkan trauma anak-anak.

Anggota Kelompok Pecinta Bacaan Anak (KPBA). (suara.com/Firsta Nodia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lebih dari Sekadar Panutan: Cara Anak Sulung Mengembangkan Diri Bersama di Persulungan

Lebih dari Sekadar Panutan: Cara Anak Sulung Mengembangkan Diri Bersama di Persulungan

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:17 WIB

Lebih Dari Sekadar Rasa, CommuniTaste 2026 Buktikan Makanan Adalah Media Komunikasi Budaya

Lebih Dari Sekadar Rasa, CommuniTaste 2026 Buktikan Makanan Adalah Media Komunikasi Budaya

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:09 WIB

Metode Baca Bareng di Taman: Cara Ibu-Ibu Jagakarsa Mengajarkan Anak Mencintai Buku Tanpa Paksaan

Metode Baca Bareng di Taman: Cara Ibu-Ibu Jagakarsa Mengajarkan Anak Mencintai Buku Tanpa Paksaan

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:15 WIB

Satu Tante yang Teredukasi Bisa Berdayakan Satu Keluarga, Gimana Caranya?

Satu Tante yang Teredukasi Bisa Berdayakan Satu Keluarga, Gimana Caranya?

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:54 WIB

Membaca, Menjelajah Kota, dan Bertemu Orang Baru Bersama LiteraTOUR

Membaca, Menjelajah Kota, dan Bertemu Orang Baru Bersama LiteraTOUR

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 09:59 WIB

Lari dari Adiksi Gawai dan Stres Domestik: Para Ibu di Klabu Temukan Kewarasan Lewat Literasi

Lari dari Adiksi Gawai dan Stres Domestik: Para Ibu di Klabu Temukan Kewarasan Lewat Literasi

Your Say | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:50 WIB

Halo Tante dan Om! Cara Komunitas Ini Mengubah Pola Asuh Kaku Menjadi Lebih Inklusif

Halo Tante dan Om! Cara Komunitas Ini Mengubah Pola Asuh Kaku Menjadi Lebih Inklusif

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:17 WIB

Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an

Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an

Your Say | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:51 WIB

Bosan Kerja Sendirian? WFC Journal Mengubah Meja Kopi Jadi Lingkaran Pertemanan

Bosan Kerja Sendirian? WFC Journal Mengubah Meja Kopi Jadi Lingkaran Pertemanan

Your Say | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:15 WIB

Dear Tante: Saat Sosok "Aunty" Hadir Menjadi Support System Hangat bagi Ibu Baru

Dear Tante: Saat Sosok "Aunty" Hadir Menjadi Support System Hangat bagi Ibu Baru

Your Say | Senin, 15 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terkini

4 Sepatu Kanky yang Versatile, Pilihan Terbaik Buat Jalan Kaki Jauh hingga Daily Run

4 Sepatu Kanky yang Versatile, Pilihan Terbaik Buat Jalan Kaki Jauh hingga Daily Run

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:48 WIB

4 Parfum Lokal Aroma Kelapa yang Bikin Ketagihan, Wanginya Lembut dan Tahan Lama

4 Parfum Lokal Aroma Kelapa yang Bikin Ketagihan, Wanginya Lembut dan Tahan Lama

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:20 WIB

Genset 1000 Watt Bisa untuk Apa Saja? Ini 3 Pilihan dan Harganya

Genset 1000 Watt Bisa untuk Apa Saja? Ini 3 Pilihan dan Harganya

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:23 WIB

Wisata Gastronomi Kian Dilirik, Dinilai Bisa Jadi Penggerak Ekosistem Kuliner Indonesia

Wisata Gastronomi Kian Dilirik, Dinilai Bisa Jadi Penggerak Ekosistem Kuliner Indonesia

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:18 WIB

7 Cara agar Pompa Air Tidak Mancing, Cek Penyebab dan Solusinya

7 Cara agar Pompa Air Tidak Mancing, Cek Penyebab dan Solusinya

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:18 WIB

Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik

Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:11 WIB

Niat Puasa Tasua 9 Muharram, Ini Jadwal dan Keutamaannya

Niat Puasa Tasua 9 Muharram, Ini Jadwal dan Keutamaannya

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:31 WIB

Dapur Baiknya Menghadap ke Mana Menurut Feng Shui? Ketahui agar Selalu Banjir Keberuntungan

Dapur Baiknya Menghadap ke Mana Menurut Feng Shui? Ketahui agar Selalu Banjir Keberuntungan

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:30 WIB

5 Tips di Pagi Hari yang Datangkan Rezeki dan Hoki Melimpah Menurut Feng Shui

5 Tips di Pagi Hari yang Datangkan Rezeki dan Hoki Melimpah Menurut Feng Shui

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:25 WIB

5 Shio yang Paling Hoki Hari Ini 24 Juni 2026, Hidup Makin Makmur

5 Shio yang Paling Hoki Hari Ini 24 Juni 2026, Hidup Makin Makmur

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:10 WIB