Array

Benarkah Botox Bisa Kencangkan Payudara?

Rabu, 22 Juli 2015 | 12:59 WIB
Benarkah Botox Bisa Kencangkan Payudara?
Ilustrasi payudara. (Shutterstock)

Suara.com - Jumlah perempuan yang mengunjungi klinik kecantikan untuk melakukan prosedur suntik Botox di daerah payudara mengalami peningkatan. Ini disebabkan suntik Botox dipercaya dapat mengencangkan payudara dan meningkatkan volumenya.

Pembesaran payudara non-invasif dengan Botox disebut sebagai sarana yang aman dan cepat dalam prosedur operasi plastik. Sampai saat ini, Botox dipilih untuk menghilangkan keriput pada wajah dan leher. Namun, dewasa ini makin banyak perempuan yang memilih menyuntikkan langsung ke bagian payudara mereka.

Selama prosedur singkat tersebut, ahli bedah menyuntikkan Botox ke bagian otot dada yang membuat otot menjadi 'santai' sementara. Sebagian beban tersebut akan dipindahkan ke bahu. Efek dari prosedur ini biasanya berlangsung selama enam bulan.

Ahli bedah plastik Inggris dr. John De Souza mengatakan banyak perempuan yang memilih Botox untuk melakukan pembesaran dan mengencangkan payudara. Padahal, Botox tak bekerja pada jaringan lemak.

Melakukan pengencangan agar payudara terlihat terangkat dengan bantuan Botox, kata dia, tak bisa bekerja karena payudara perempuan terdiri dari lemak daripada otot. Meski begitu, ilmuwan belum mengetahui apa efek Botox jika tetap dilakukan untuk payudara.

dr. De Souza dari dr. Joney De Souza Aesthetic Clinic di London menekankan bahwa suntikan Botox tidak mampu meningkatkan volume payudara, tetapi prosedur ini masih bisa digunakan di daerah lain dari tubuh. Suntikan di daerah payudara sangat berguna pada perempuan yang memiliki masalah kerutan di daerah tersebut.

Hal itu lantaran setiap orang memiliki otot yang sangat tipis di daerah dagu hingga dada. Otot akan menegang ketika kita menaikkan dan menurunkan kepala, yang berakibat munculnya keriput di bagian leher. Jika Anda menerapkan Botox untuk mempengaruhi otot-otot ini, intensitas keriput dada akan berkurang secara signifikan.

Banyak ahli lain juga mengungkapkan skeptisisme tentang pembesaran payudara dengan Botox. Mereka menekankan bahwa payudara akan turun seiring dengan usia, sebagai konsekuensi dari perubahan yang berkaitan dengan usia kulit pada otot. Adapun Botox adalah relaksan otot, sehingga tidak dapat membantu untuk memecahkan masalah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI