Pergizi Pangan Ajukan Tempe Jadi Warisan Budaya

Ririn Indriani | Suara.com

Selasa, 04 Agustus 2015 | 16:39 WIB
Pergizi Pangan Ajukan Tempe Jadi Warisan Budaya
Ilustrasi tempe. (suara.com)

Suara.com - Pergizi Pangan Indonesia bersama IPB dan Forum Tempe Indonesia, mengajukan Tempe sebagai warisan budaya non benda atau "Intangible Cultural Heritage of Humanity" yang dapat diakui oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan dan Kebudayaan PBB (UNESCO).

"Ada empat alasan kenapa kita mengusulkan Tempe sebagai warisan budaya, pertama karena banyak dokumen yang menyebutkan tempe berasal dari daerah Bayat, Klaten, Jawa Tengah. Ini tertera dalam Serat Centhini," kata Ketua Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan (Pergizi Pangan) Indonesia Prof Hardinsyah MS kepada wartawan di Bogor, Selasa (4/8/2015).

Ia mengatakan walau masih ada yang menilai proses pembuatan tempe tidak higienis, penilaian tersebut sudah tidak lagi berlaku, karena sekarang pembuatan tempe sudah ada yang menggunakan mesin sehingga tidak ada istilah kurang higienis, dan sudah mengikuti standar nasional maupun standar internasional Codex.

"Alasan berikutnya, tempe kaya manfaat. Salah kaprah jika ada yang menilai tempe meningkatkan asam urat. Kalau kedelai iya, tapi tempe tidak," katanya.

Alasan ketiga, tempe mampu meningkatkan nilai ekonomi kerakyatan, peluang usaha, peluang kerja dan peluang pendapatan yang sangat besar bagi pembuatan tempe yang banyak tidak diketahui oleh masyarakat luas.

"Asupan gizi bangsa Indonesia akan terganggu, jika tempe tidak ada. Juga nilai-nilai budaya tempe dapat menjadi nilai ekonomi," katanya.

Lebih lanjut Hardinsyah menyebutkan, tempe kini sudah diakui secara internasional di tingkat Asia, sudah ada standar tempe yang mendapat pengakuan dari Codex Asia. Dalam catatan Codex menyebutkan tempe itu terbuat dari kacang kedelai. Sudah adanya pengakuan tempe di tingkat internasional menjadi alasan keempat pengajuan tempe sebagai warisan budaya.

"Tempe mulai mendunia, ini alasan kelima. Kenapa? jangan sampai tempe diklaim berasal dari budaya bangsa lain. Sebelum ada hal kelima ini, ada baiknya masyarakat Indonesia, Pergizian pangan, IPB dan Forum Tempe Indonesia mengusulkannya terlebih dahulu," kata Hardinsyah.

Ia mengatakan prosedur pengusul tempe sebagai warisan budaya melalui Kementerian Pendidikan Nasional dengan menyiapkan dokumen dan naskah-naskah yang dibutuhkan untuk pengajuan yang akan dikirimkan ke UNESCO.

Target untuk pengajuan ini dimulai sejak 2014 diawali dengan diskusi tahap inisiasi. Di tahun 2015 dilakukan tahap dokumen awal dan audiensi dengan Kemendiknas. 2016 ditargetkan dokumen memasuki tahap final dan 2017 sudah diajukan ke UNESCO.

"Target 2018 pengajuan Tempe sabagai warisan budaya sudah diterima UNESCO," kata Hardinsyah yang juga guru besar di Fakultas Ekologi Manusia IPB.

Mengingat proses pengajuan di UNESCO yang cukup ketat dan banyak antrean, karena setiap satu tahun setiap negara hanya bisa mengajukan satu, maka dari itu tim dari Pergizian Pangan, Forum Tempe Indonesia dan IPB membuat petisi untuk memasukkan tempe sebagai warisan budaya Indonesia.

Petisi tersebut dimulai melalui situs change.org yang sudah dua bulan dirintis, hingga kini telah mendapat dukungan sebanyak 21 ribu orang lebih.

"Kami juga sudah memulai audiensi dengan Pemerintah Klaten terkait pengajuan tempe sebagai warisan budaya Indonesia, akan ada bukti otentik dengan dibangunnya monumen tempe di wilayah tersebut sebagai penguatan dalam pengajuan usulan ini," kata Hardinsyah. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketika Masyarakat Indonesia Tak Rela Tempe Diklaim Negara Lain

Ketika Masyarakat Indonesia Tak Rela Tempe Diklaim Negara Lain

News | Sabtu, 18 Juli 2015 | 11:18 WIB

Tempe Dipetisikan Jadi Warisan Budaya Nasional

Tempe Dipetisikan Jadi Warisan Budaya Nasional

Tekno | Kamis, 16 Juli 2015 | 01:15 WIB

Inilah Warisan Dunia Terbaru dari UNESCO

Inilah Warisan Dunia Terbaru dari UNESCO

Lifestyle | Jum'at, 10 Juli 2015 | 14:03 WIB

Studi: Tempe dan Oncom Efektif Tangkal Penyumbatan Pembuluh Darah

Studi: Tempe dan Oncom Efektif Tangkal Penyumbatan Pembuluh Darah

Health | Jum'at, 10 Juli 2015 | 10:03 WIB

Terkini

5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026

5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 06:20 WIB

Cara Membuat Passphrase Coretax Terbaru 2026, Ini Panduan Lengkapnya

Cara Membuat Passphrase Coretax Terbaru 2026, Ini Panduan Lengkapnya

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:10 WIB

Apa Beda Harta PPS dan Harta Investasi PPS di Coretax? Jangan Salah Isi!

Apa Beda Harta PPS dan Harta Investasi PPS di Coretax? Jangan Salah Isi!

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:20 WIB

Harga Lipstik Dior Terbaru 2026, Ini Daftar Lengkap dan Variannya

Harga Lipstik Dior Terbaru 2026, Ini Daftar Lengkap dan Variannya

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:43 WIB

5 Rekomendasi Lip Tint yang Bagus dan Tahan Lama untuk Bibir Hitam

5 Rekomendasi Lip Tint yang Bagus dan Tahan Lama untuk Bibir Hitam

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:25 WIB

Cara Cek Bansos PKH Lewat HP dengan Mudah dan Terbaru 2026

Cara Cek Bansos PKH Lewat HP dengan Mudah dan Terbaru 2026

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:18 WIB

Tutorial Aktivasi Coretax Terbaru 2026: Panduan Lengkap dan Mudah

Tutorial Aktivasi Coretax Terbaru 2026: Panduan Lengkap dan Mudah

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:01 WIB

Hari Libur dan Tanggal Merah April 2026, Simak Strategi Cuti Long Weekend

Hari Libur dan Tanggal Merah April 2026, Simak Strategi Cuti Long Weekend

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:35 WIB

5 Hair Cream untuk Menata Rambut Ikal dan Kering akibat Polusi Udara

5 Hair Cream untuk Menata Rambut Ikal dan Kering akibat Polusi Udara

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:00 WIB

Langkah Mudah Login Coretax DJP Gunakan NPWP 16 Digit dan NIK

Langkah Mudah Login Coretax DJP Gunakan NPWP 16 Digit dan NIK

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2026 | 15:45 WIB