Kain Tenun NTB Jadi Favorit di AS

Liberty Jemadu | Suara.com

Kamis, 27 Agustus 2015 | 02:40 WIB
Kain Tenun NTB Jadi Favorit di AS
Ilustrasi proses menenun kain Sasak (Shutterstock).

Suara.com - Desainer Indonesia, Dian Pelangi, mengatakan bahwa tenun khas Nusa Tenggara Barat kini diminati masyarakat Amerika Serikat karena dianggap cocok dengan iklim di negara tesebut.

"Di Amerika Serikat tenun khas NTB itu cocok, karena ketebalan dan warnanya yang indah, terlebih di saat musim dingin begitu diminati," katanya di Mataram, NTB, Rabu (26/8/2015).

Menurut dia, selain tebal dan memiliki corak yang khas, keunggulan tenun NTB dibanding yang lain, karena kualitasnya yang bagus dan memiliki karakter tersendiri. Bahkan, saat pertama kali muncul di Couture Fashion Week, New York, AS, tenun NTB menjadi pusat perhatian dari para desainer dan masyarakat yang hadir.

"Jadi ternyata bahannya itu sangat cocok untuk Amerika," ujarnya.

Selain itu, dia menuturkan, kain tenun NTB khususnya Lombok - Sumbawa cukup dikenal di Jakarta. Bahkan, salah satu tenun khas Bima cukup dikenal masyarakat ibu kota karena memiliki warna yang menarik.

Meski begitu, dia tidak memungkiri jika kain tenun NTB masih memiliki kelemahan, salah satunya pada benang yang digunakan, karena masih menggunakan benang jahit biasa.

"Seandainya benangnya dipakai yang lebih bagus, seperti sutera atau emas, justru akan lebih bagus dan menarik. Meski benang katun bisa dipakai, tetapi itu khususya untuk interior bukan untuk fashion," jelas Dian.

Lebih lanjut, dia mengutarakan sangat setuju dengan ide Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTB yang menginginkan tenun bisa disejajarkan dengan batik yang lebih dulu dikenal masyarakat secara luas. Bahkan, dia mendorong agar tenun khususnya bisa menjadi merek khas Indonesia selain batik.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTB Hj Erica Zainul Majdi mengatakan pihaknya berkeinginan tenun daerah itu dan batik Sasambo terkenal seperti halnya batik Jawa.

"Kami punya keinginan yang kuat untuk menjadikan tenun NTB dan batik Sasambo seperti batik Jawa, yang bisa diterima oleh seluruh masyarakat dan bisa menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri," katanya.

Dia menjelaskan, Dekranasda NTB dan seluruh pemangku amanah di bidang kerajinan daerah itu juga memiliki keinginan yang sama bagaimana dapat menjadikan tenun NTB dan batik Sasambo seperti halnya batik Jawa. Sasambo sendiri merupakan singkatan dari nama tiga suku besar di NTB, yakni Sasak, Samawa, dan Mbojo (Sasambo).

Erica sendiri mengaku optimistis jika tenun NTB dan batik Sasambo akan sukses seperti batik Jawa, karena telah didukung oleh kemajuan teknologi, baik dari sisi informasi, bidang proses dan kesadaran masyarakat dalam memberi kontribusi untuk kedaulatan budaya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tenun Indonesia Butuh Branding untuk Tembus Pasar Dunia

Tenun Indonesia Butuh Branding untuk Tembus Pasar Dunia

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2015 | 11:45 WIB

Kisah Penenun Kain Lurik Tua Asal Yogya

Kisah Penenun Kain Lurik Tua Asal Yogya

Lifestyle | Senin, 13 April 2015 | 05:31 WIB

Tenun Ikat Pun Tampil Trendi

Tenun Ikat Pun Tampil Trendi

Lifestyle | Rabu, 21 Januari 2015 | 19:01 WIB

Inspirasi Baduy di Panggung Catwalk

Inspirasi Baduy di Panggung Catwalk

Lifestyle | Sabtu, 08 November 2014 | 11:30 WIB

Terkini

Mengolah Sampah Organik Jadi Bernilai Ekonomi, Ini Langkah Sederhananya

Mengolah Sampah Organik Jadi Bernilai Ekonomi, Ini Langkah Sederhananya

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Urutan Skincare Pigeon Pagi dan Malam agar Kulit Glowing Alami

Urutan Skincare Pigeon Pagi dan Malam agar Kulit Glowing Alami

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:20 WIB

Kulit Sensitif Apa Boleh Pakai Retinol? Ini Tips Aman agar Tidak Iritasi

Kulit Sensitif Apa Boleh Pakai Retinol? Ini Tips Aman agar Tidak Iritasi

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:10 WIB

Apa Arti Smudge Proof? Ini 4 Lipstik Tahan Geser yang Awet Seharian

Apa Arti Smudge Proof? Ini 4 Lipstik Tahan Geser yang Awet Seharian

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:50 WIB

4 Shio Paling Hoki 7 Mei 2026: Rezeki Mengalir, Karier dan Cinta Bersinar Besok

4 Shio Paling Hoki 7 Mei 2026: Rezeki Mengalir, Karier dan Cinta Bersinar Besok

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:40 WIB

Apa Beda Waterproof dan Transferproof? Ini 5 Cushion dengan Dua Kelebihan Sekaligus

Apa Beda Waterproof dan Transferproof? Ini 5 Cushion dengan Dua Kelebihan Sekaligus

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:26 WIB

Cushion Somethinc Copy Paste untuk Kulit Apa? Ini Harga dan Kelebihan Produknya

Cushion Somethinc Copy Paste untuk Kulit Apa? Ini Harga dan Kelebihan Produknya

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Ella Skincare Apakah Sudah BPOM? Ini Faktanya

Ella Skincare Apakah Sudah BPOM? Ini Faktanya

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:35 WIB

Keberuntungan Berpihak ke 5 Shio Ini Pada 7 Mei 2026, Siap-Siap Cuan!

Keberuntungan Berpihak ke 5 Shio Ini Pada 7 Mei 2026, Siap-Siap Cuan!

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31 WIB

Suka Wangi Minimalis? Intip 7 Parfum Aroma Clean dari Harga Lokal Hingga Luxury

Suka Wangi Minimalis? Intip 7 Parfum Aroma Clean dari Harga Lokal Hingga Luxury

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:11 WIB