Ini 5 Alasan Lelaki Enggan Berkomitmen

Esti Utami Suara.Com
Selasa, 03 November 2015 | 18:01 WIB
Ini 5 Alasan Lelaki Enggan Berkomitmen
Ilustrasi (shutterstock)

Mungkin Anda sering bertanya-tanya mengapa banyak laki-laki seolah takut berkomitmen. Ini telah menjadi topik diskusi sejak dulu.

Kebebasan bisa berarti berbeda untuk orang yang berbeda. Untuk beberapa orang, sukacita utama dari sebuah hubungan adalah 'tantangan'. Mereka dengan senang hati mengejar perempuan yang disukainya, tapi begitu mendapatkannya dia mulai merasa 'tercekik'.

Setelah si perempuan menjadi serius untuk menjalin hubungan, sang laki-laki justru merasa terjebak dan terpenjarakan. Banyak laki-laki merasa bahwa menjalin hubungna serius dengan perempuan telah mengubah mereka menjadi boneka. Mereka juga merasa kehilangan maskulinitas.

Hal ini sebenarnya lebih banyak tentang permainan kekuasaan. Orang yang kuat adalah mereka tidak membutuhkan.  Laki-laki yang menghindari komitmen umumnya ingin mengendalikan kekuasaan pada dirinya sementara di sisi lain ia merasakan perasaan ketergantungan mulai tumbuh. Hal inilah yang membuat mereka tak ingin melekat seseorang meski orang itu disukainya.

Dan berikut lima alasan mengapa banyak laki-laki enggan berkomitmen.

1. Dia tak siap untuk fase selanjutnya
Saat laki-laki mendengar kata 'komitmen', mereka segera membayangkan kebebasan mereka akan terbang melayang. Mereka cenderung membayangkan hidupnya akan dikelilingi oleh komitmen dan tanggung jawab. Ini membuat mereka takut berkomitmen.

2. Hatinya masih terbagi
Pada dasarnya laki-laki suka menggoda, dan mereka berusaha mempertahankan kadar yang sama dengan banyak 'mitra' tanpa harus berkomitmen dengan salah satu dari mereka. Berkomitmen akan mengurangi kebebasan mereka, jadi mereka menghindarinya.

3. Fokus pada prioritas 
Jika seorang laki-laki fokus pada tujuan dan prioritas hidupnya, maka ia akan menghindari komitmen. Dia akan baik-baik saja dengan percakapan di telepon dan nonton bareng. Tapi laki-laki jenis ini umumnya akan menjelaskan apa yang dimau sebelum melakukan apa-apa. Anda layak menghormatinya.

4. Takut disakiti 
laki-laki yang memiliki masa lalu yang buruk, biasanya akan ragu-ragu terhadap komitmen. Ia mungkin khawatir akan kembali melewati rasa sakit  yang sama, bahkan dengan perempuan yang sangat menarik hatinya sekalipun.

5. Terlalu banyak tekanan 
Orang tidak pernah bisa memaksa orang lain untuk berada dalam sebuah hubungan. Terus-menerus mengomel dan mengganggu pacar Anda tentang komitmen mungkin bisa menjadi bumerang. Anda dapat berbicara tentang keinginan Anda untuk hubungan jangka panjang hanya ketika Anda melihat dia serius dengan Anda. Jika tidak, Anda hanya akan menggali kubur sendiri. (boldsky.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI